Sawo dan Perjalanan Kariernya Bersama M Series
Sawo dan Perjalanan Kariernya Bersama M Series - sumber: (ggwp)
Berita Esports – Jika ditanya siapa pemain MLBB yang paling konsisten bertanding di M Series, Sawo mungkin bisa menjadi salah satu kandidat utamanya. Bersama Sunset Lover, ia memiliki absensi yang hampir sempurna sepanjang sejarah M Series.
Daripada bertanya di M Series mana Sawo bertanding, lebih mudah bertanya di M Series mana Sawo tidak hadir. Selain M4 di Jakarta, Sawo selalu muncul di setiap turnamen M Series yang pernah diadakan. Mulai dari Deus Vult, NAVI, hingga Team Spirit, nama Sawo dan Sunset Lover hampir dipastikan muncul di setiap M Series. Tanpa disadari, mereka menjadi bagian penting dari turnamen internasional MLBB ini.
Dalam wawancara eksklusif bersama GGWP, Sawo mengenang bagaimana ia memulai debut di M Series. Ia yakin semua orang bisa melihat langsung perkembangan dirinya. “Di M1 kami tak lolos fase grup. Aku bahkan harus bermain di midlane. Lalu sejak M2 aku bermain sebagai roamer dan kalian bisa melihat sendiri perkembanganku. Aku rasa saat ini aku bermain di fase terbaikku,” kata Sawo.
Bagi Sawo, momen terbaiknya di M Series datang dari M5, karena sejak turnamen itu mereka berhasil meraih hasil memuaskan secara konsisten sampai ke M6, dan mungkin M7. "Aku terus mengingat M5 karena untuk pertama kalinya kami bisa finis di top 4," kenangnya.
Sebagai salah satu pemain yang telah tampil hingga 6 kali di M Series, Sawo melihat langsung bagaimana M Series dan MLBB tumbuh dan berkembang. "Semuanya terus berkembang, aku rasa itu sudah pasti. Misalnya saat OhMyV33nus dan Wise, Blacklist International jadi juaranya (M3), kalian bisa melihat gameplay mereka. Di M1 ada game yang absolute cinema," ujar Sawo. Karenanya, semakin jauh perkembangan M Series dan MLBB, semakin banyak pemain yang berusaha keras untuk meraih gelar juara dunia. Hal ini tentu saja meningkatkan level permainan dari semua tim.
Lantas, seberapa lama Sawo akan terus bermain, dan mewujudkan mimpinya di esports MLBB? "Aku tak tahu, mungkin 10 tahun lagi? Semuanya tergantung tujuanku dan keinginanku untuk terus bermain. Harapannya, semoga aku bisa meraih top 1 di M Series atau EWC (MSC)," ungkapnya.
Bahkan bagi Sawo yang rutin bertanding di M Series, masa depan masih belum pasti. Belum tentu ia akan bertanding kembali di M8, yang akhirnya menyentuh tanah Eropa di Turki. Tapi satu yang pasti, konsistensi Sawo menunjukkan bahwa kerja keras dan keyakinan akan membuahkan hasil. Dari gagal lolos group stage di M1, sampai top 4 di M5 dan M6, Sawo telah menunjukkan pertumbuhannya bersama dengan sejarah M Series itu sendiri.