GEF dan IESF Membentuk Grup Kepemimpinan Esports
GEF dan IESF Membentuk Grup Kepemimpinan Esports
Berita Esports: Federasi Esports Global (GEF) dan International Esports Federation (IESF) telah membentuk Esports Leadership Group (ELG) untuk memfasilitasi kolaborasi antar entitas.
Menurut rilisnya, ELG akan fokus pada pengembangan inisiatif berdasarkan Memorandum of Understanding (MoU) yang sebelumnya ditandatangani oleh kedua badan tersebut.
Grup Kepemimpinan Esports diketuai oleh Wakil Presiden Komite Olimpiade Internasional Ser Miang Ng, serta HRH Pangeran Faisal bin Bandar bin Sultan Al Saud, Presiden Federasi Esports Internasional, dan Chris Chan, Presiden Federasi Esports Global.
Kedua presiden menandatangani MoU pada GEF’s Riyadh Global Esports Games pada bulan Desember 2023 untuk ‘mendorong kemajuan dan memberikan peluang baru’ di seluruh ekosistem esports global. Ser Miang Ng juga hadir saat penandatanganan.
Didirikan pada tahun 2019, GEF adalah badan pengelola esports internasional yang bertujuan untuk mempromosikan kredibilitas dan legitimasi esports. Organisasi tersebut baru-baru ini mengumumkan tim eksekutif baru sejalan dengan strategi ‘GEF 5.0’ untuk periode 2024-2028.
Tahun lalu, GEF meningkatkan pengaruh globalnya dengan meluncurkan Oceania Esports Development Federation dan Europe Esports Development Federation. Berbasis di Busan, Korea Selatan, IESF telah berupaya untuk memupuk pengakuan dan keragaman esports sejak tahun 2008. Untuk melakukan hal ini, IESF bekerja sama dengan para pemangku kepentingan esports, termasuk kota Qingdao di Tiongkok dan Fédération Internationale de L'Automobile (FIA), dan lebih dari 100 negara anggota.
Pada bulan Oktober 2023, organisasi tersebut menunjuk Pangeran Faisal, yang juga merupakan Wakil Presiden GEF dan Presiden Federasi Esports Arab, sebagai Presiden Aktifnya. Meningkatnya keterlibatan Arab Saudi dalam esports telah menjadi sasaran kritik karena catatan hak asasi manusia negara tersebut terkait hak-hak LGBTQ+, hak-hak perempuan, dan sensor.
Artikel Tag: Esports, Federasi Esports Global