Kanal

Errol Spence Jr Bongkar Penyebab Kekalahan Telak dari Crawford

Penulis: Abdi Ardiansyah
18 Jun 2026, 22:45 WIB

Terence Crawford vs Errol Spence Jr

Berita Tinju : Errol Spence Jr mengungkapkan bahwa persiapan yang buruk menjadi salah satu faktor utama di balik kekalahannya dari Terence Crawford dalam duel perebutan gelar juara dunia tak terbantahkan kelas welter pada Juli 2023.

Dalam pertarungan yang saat itu dianggap sebagai laga 50 berbanding 50, Spence justru tampil jauh di bawah performa terbaiknya. Ia beberapa kali terjatuh sebelum akhirnya dihentikan Crawford pada ronde kesembilan. Kekalahan tersebut membuat Spence kehilangan sabuk WBC, WBA, dan IBF yang sebelumnya ia kuasai.

Sejak saat itu, Spence belum kembali bertarung. Namun, petinju berusia 36 tahun tersebut kini bersiap menjalani laga comeback melawan mantan juara dunia asal Australia, Tim Tszyu, pada 25 Juli mendatang.

Menjelang duel tersebut, Spence mulai mengungkap kondisi yang sebenarnya terjadi saat menghadapi Crawford. Dalam wawancara dengan All The Smoke Boxing, ia menyebut kamp pelatihannya saat itu berjalan kacau dan tidak memberikan persiapan yang sesuai dengan kebutuhan menghadapi lawan sekelas Crawford.

"Tidak ada pembicaraan khusus soal strategi. Kamp latihan itu benar benar berantakan. Saya hampir tidak melakukan sparring yang tepat. Tidak ada petinju kidal yang bisa meniru gaya Crawford. Semuanya terasa tidak sesuai sejak awal," ujar Spence.

Menurutnya, masalah tidak hanya terjadi di dalam gym, tetapi juga pada kondisi fisiknya secara keseluruhan. Spence mengaku merasa lemah dan tidak mengalami peningkatan kebugaran meski tetap menjalani program latihan.

"Saya merasa tubuh saya tidak berada dalam kondisi yang benar. Bahkan ketika berlatih keras, saya tidak merasa semakin kuat. Sepanjang kamp latihan, semuanya terasa salah arah."

Spence juga menyinggung peran mantan pelatihnya, Derrick James. Ia menilai tim pelatih gagal menghadirkan sparring partner yang mampu meniru gaya bertarung Crawford, yang dikenal sangat fleksibel karena mampu bertarung dalam posisi ortodoks maupun southpaw.

"Kami lebih banyak fokus pada latihan mitts. Seharusnya ada simulasi yang lebih mendekati situasi pertarungan sesungguhnya, tetapi itu tidak terjadi."

Meski menyampaikan kritik terhadap persiapannya sendiri dan timnya, Errol Spence Jr tetap memberikan penghormatan kepada Crawford. Ia menegaskan bahwa kemenangan rivalnya tersebut tetap layak diapresiasi.

"Terlepas dari semua itu, Bud sangat disiplin. Dia memang pantas meraih kemenangan dan mendapatkan semua yang berhasil diraihnya."

Kini, dengan pelatih baru Ronnie Shields dan naik ke kelas yang lebih tinggi, Spence berharap dapat memulai babak baru dalam kariernya. Pertarungan melawan Tim Tszyu akan menjadi kesempatan besar untuk membuktikan bahwa dirinya masih mampu bersaing di level elite setelah melewati salah satu malam paling sulit dalam karier profesionalnya.

Artikel Tag: WBA, WBC, IBF, kelas welter, Terence Crawford, Errol Spence Jr

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru