☰
Kanal
✕

Erislandy Lara Hadapi Tim Tszyu dalam Duel Pertahanan Gelar WBA

Penulis: Hanif Rusli
07 Nov 2026, 15:34 WIB

Erislandy Lara (kiri) dan Tim Tszyu. (Foto: Fight TV)

Juara dunia kelas menengah WBA Erislandy Lara akan mempertahankan gelarnya melawan mantan juara dunia kelas menengah junior Tim Tszyu.

Pertarungan mereka dijadwalkan berlangsung pada 12 Desember di Cbus Super Stadium, Queensland, Australia.

Duel tersebut menjadi kesempatan bagi Tszyu untuk merebut gelar juara dunia di divisi kedua sepanjang karier profesionalnya.

Sementara itu, Lara akan menjalani pertahanan gelar kelima secara beruntun sejak merebut sabuk WBA pada Mei 2021.

Bagi Erislandy Lara (32-3-3, 19 KO), pertarungan ini juga menjadi penampilan pertamanya di luar Amerika Serikat sejak menjalani laga profesional keduanya pada 2008.

Petinju kidal asal Kuba berusia 43 tahun itu terakhir kali bertanding pada 6 Desember tahun lalu, ketika mengalahkan Johan Gonzalez melalui keputusan angka mutlak dalam pertarungan 12 ronde di San Antonio.

Lara sebelumnya dijadwalkan menghadapi mantan juara kelas menengah IBF dan WBO Janibek Alimkhanuly.

Namun, petinju Kazakhstan tersebut dinyatakan positif menggunakan meldonium, zat terlarang, sehingga dikeluarkan dari pertarungan pada pekan pertandingan.

Erislandy Lara mengaku antusias menghadapi Tszyu di Australia.

Ia menghormati kemampuan lawannya, tetapi merasa memiliki pengalaman yang cukup untuk menghadapi tekanan bertanding di hadapan pendukung tuan rumah.

"Saya sudah bekerja sepanjang hidup untuk berada di posisi ini. Saya bersyukur masih mendapat kesempatan menjadi juara dunia dan mempertahankan gelar. Saya tahu Tszyu petinju tangguh, tetapi sepanjang karier saya sudah menghadapi banyak pertarungan besar," kata Lara.

Di kubu lawan, Tim Tszyu (28-3, 18 KO) tengah berusaha membangun kembali kariernya setelah mengalami kekalahan dari Sebastian Fundora dan Bakhram Murtazaliev.

Putra anggota International Boxing Hall of Fame Kostya Tszyu itu kini mencatatkan tiga kemenangan beruntun, seluruhnya melalui keputusan angka mutlak dalam pertarungan 12 ronde.

Kemenangan terakhirnya diraih atas mantan juara dunia kelas welter Errol Spence Jr. pada 26 Juli di Sydney. Spence kemudian memutuskan pensiun setelah kekalahan tersebut.

Tim Tszyu menyebut Lara sebagai salah satu petinju yang paling dihindari di dunia tinju dan menganggap pertarungan ini sebagai kesempatan penting untuk membangun warisan kariernya.

"Ayah saya adalah anggota Hall of Fame dan petinju terbaik yang pernah dihasilkan negara ini. Menjadi juara dunia di dua divisi merupakan pencapaian yang belum pernah diraihnya. Itulah yang saya kejar," ujar Tszyu.

Kartu pertandingan juga akan menampilkan kembalinya mantan juara dunia tak terbantahkan kelas menengah junior Jermell Charlo setelah absen selama tiga tahun. Ia akan menghadapi petinju Australia Brock Jarvis dalam duel 10 ronde.

Selain itu, Liam Wilson dijadwalkan bertemu Elnur Samedov untuk memperebutkan gelar dunia kelas bulu super WBA.

Promotor Tszyu, George Rose dari No Limit Boxing, menyebut kehadiran dua perebutan gelar dunia dan sejumlah petinju ternama menjadikan acara tersebut sebagai salah satu pertunjukan tinju besar di Gold Coast.

Artikel Tag: Erislandy Lara, Tim Tszyu, Sebastian Fundora

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru