Eddie Howe Bela Keputusan Cadangkan Dua Striker Newcastle
Eddie Howe Bela Keputusan Cadangkan Dua Striker Newcastle. (Foto: Serena Taylor/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Eddie Howe membela keputusannya saat Newcastle United kalah 1-2 dari Crystal Palace pada Ahad (12/4/2026) malam WIB. Ia memilih mencadangkan dua striker mahal dan memberikan kepercayaan kepada pemain muda sejak awal laga.
Newcastle sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui William Osula, namun gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan. Kekalahan ini membuat mereka semakin menjauh dari persaingan menuju zona Eropa setelah rangkaian hasil buruk dalam beberapa laga terakhir.
Keputusan mencadangkan Nick Woltemade dan Yoane Wissa sempat dipertanyakan, mengingat nilai transfer keduanya yang tinggi. Namun, Eddie Howe menegaskan bahwa pemilihan pemain sepenuhnya didasarkan pada performa, bukan harga.
“Saya tidak memilih tim berdasarkan nilai transfer. Saya memilih berdasarkan apa yang saya lihat, dan saya merasa Will Osula berlatih dengan baik dan layak menjadi starter. Dia bermain bagus, menjadi hal positif dari pertandingan ini, mencetak gol dengan baik dan menunjukkan atribut fisik serta determinasi,” ujar Howe kepada Chronicle Live.
“Dia terus berkembang setiap pekan dan saya sangat puas dengan penampilannya. Selalu saya melihat diri saya terlebih dahulu ketika tim kalah, saya yang paling bertanggung jawab. Secara taktik kami sudah bagus dan memimpin pertandingan, tetapi secara individu kami tidak menjalankan tugas dengan baik di babak kedua,” lanjutnya.
Howe juga menyoroti dampak dari performa lawan, terutama kehadiran Jean-Philippe Mateta yang dinilai menjadi pembeda di laga tersebut. “Mateta membuat perbedaan dengan kekuatan fisiknya dan kami tidak menanganinya dengan baik. Pertandingan lepas dari kendali kami di akhir laga dan seharusnya kami setidaknya bisa mendapatkan satu poin, meski itu bukan target kami,” tambahnya.
Kekalahan ini menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Newcastle United, sekaligus memperburuk posisi mereka di klasemen Premier League. Mereka kini telah kehilangan 25 poin dari posisi unggul musim ini, sebuah catatan yang sangat merugikan.
“Angka itu luar biasa buruk dan sangat memengaruhi musim kami. Kami tidak mampu mempertahankan momentum dalam pertandingan dan terus menyerang. Jika bertahan, kami juga harus melakukannya dengan lebih baik karena kami terlihat rentan di akhir laga,” tegas Howe.
Dengan performa yang belum konsisten, Newcastle United kini berada dalam tekanan besar untuk segera bangkit jika masih ingin menjaga peluang finis di posisi yang lebih kompetitif musim ini.
Artikel Tag: Crystal Palace, Premier League, Newcastle United, Eddie Howe