☰
Kanal
✕

Ducati Puas dengan Performa Francesco Bagnaia, Berharap Bisa Lebih Baik

Penulis: Abdi Ardiansyah
11 Okt 2026, 11:16 WIB

Francesco Bagnaia

Berita MotoGP - Davide Tardozzi menilai Francesco Bagnaia menunjukkan tanda-tanda positif pada awal MotoGP Indonesia 2026. Namun manajer tim Ducati itu masih menyayangkan performa pembalap asal Italia tersebut yang dinilai belum mencerminkan potensi sebenarnya sepanjang musim ini.

Mandalika diperkirakan menjadi tantangan bagi Ducati pada seri ke-17 MotoGP 2026. Michelin membawa ban belakang khusus tahan panas untuk menghadapi suhu tinggi yang diperkirakan terjadi selama akhir pekan balapan.

Pada sesi latihan bebas pertama (FP1), Francesco Bagnaia sempat menunjukkan kecepatan yang menjanjikan. Ia bahkan masuk 10 besar ketika sesi masih menyisakan sekitar 17 menit. Namun, performanya menurun menjelang akhir sesi dan ia akhirnya menempati posisi ke-13 dengan catatan waktu 1 menit 31,127 detik.

Tardozzi tetap melihat perkembangan tersebut sebagai sinyal positif, terutama jika dibandingkan dengan kesulitan Bagnaia saat tampil di Mandalika pada musim sebelumnya.

“Kami cukup senang, mengingat balapan tahun lalu. Kami senang Pecco bisa berada di antara para pembalap terdepan dan masuk 10 besar,” ujar Tardozzi kepada TNT Sports 2.

Meski demikian, ia menilai Bagnaia seharusnya mampu menunjukkan performa yang lebih baik.

“Pada akhirnya, kami tahu potensinya sangat tinggi. Sayang sekali, dalam beberapa balapan terakhir atau bahkan sepanjang tahun ini, dia belum menunjukkan potensi sebenarnya,” lanjutnya.

Pada sesi kualifikasi MotoGP Indonesia, Sabtu (10/10/2026), Bagnaia menempati posisi ke-10 dengan catatan waktu 1 menit 29,786 detik, terpaut 0,934 detik dari Raul Fernandez yang merebut pole position. Hasil tersebut membuat pembalap Ducati itu memulai sprint race dari baris keempat.

Bagnaia kemudian memperbaiki hasilnya dalam sprint race yang berlangsung sebanyak 13 lap. Ia finis di posisi kedelapan, terpaut 10,039 detik dari rekan setimnya, Marc Marquez, yang keluar sebagai pemenang. Bagnaia pun mengamankan dua poin dari balapan sprint tersebut.

Meski berhasil finis di zona poin, hasil itu belum cukup untuk menempatkannya dalam persaingan podium. Ducati masih perlu menemukan pengaturan motor yang tepat agar Bagnaia bisa tampil lebih kompetitif dalam balapan utama.

Francesco Bagnaia sendiri datang ke Indonesia setelah hanya mencatatkan hasil finis di posisi ketujuh pada GP Austria dan posisi kedelapan di GP Jepang dalam lima seri sebelumnya. Karena itu, Ducati tentu berharap ia bisa menjaga konsistensi dan menghindari pengulangan hasil buruk di Mandalika.

Artikel Tag: Ducati, MotoGP Indonesia, Francesco Bagnaia, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru