Kanal

Ducati Makin Canggih, Gigi Dall’Igna Ungkap Manfaat Data Simulasi dan AI

Penulis: Abdi Ardiansyah
24 Agu 2026, 09:25 WIB

Gigi Dall'Igna dan Davide Tardozzi

Berita MotoGP - Teknologi menjadi bagian tak terpisahkan dari persaingan MotoGP modern. Gigi Dall’Igna mengungkap bagaimana Ducati memanfaatkan data, simulasi, hingga kecerdasan buatan (AI) untuk mendapatkan performa maksimal dari setiap pengembangan motor.

Persaingan di MotoGP tidak lagi hanya ditentukan oleh kemampuan pembalap dan performa mesin. Di balik setiap peningkatan kecil pada motor, terdapat proses pengolahan data yang semakin kompleks.

Ducati menjadi salah satu pabrikan yang serius memanfaatkan teknologi tersebut. Kepala Ducati Corse, Luigi "Gigi" Dall’Igna, menjelaskan bagaimana tim asal Borgo Panigale menggunakan simulasi untuk mengembangkan Desmosedici dan mencari keunggulan sekecil apa pun.

Menurut Dall’Igna, jumlah data yang harus dikelola tim MotoGP saat ini sangat besar. Data tersebut berasal dari berbagai sensor di motor, pengujian aerodinamika di terowongan angin, tekanan mesin hingga temperatur ban di berbagai bagian lintasan.

Seluruh informasi tersebut kemudian diolah untuk membantu Ducati memahami perilaku motor dalam berbagai kondisi.

"Simulasi sekarang menjadi bagian standar dari proses pengembangan, dan perangkat yang kami gunakan untuk itu telah berkembang pesat selama 10 tahun terakhir," ujar Dall’Igna kepada MCNews.

Ia menjelaskan bahwa kemampuan simulasi Ducati sudah sangat akurat pada sejumlah aspek. Meski demikian, masih terdapat beberapa area yang membutuhkan pengembangan lebih lanjut.

Menariknya, Ducati tidak hanya mengandalkan simulasi fisik. Pabrikan Italia tersebut juga mulai memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk membantu mengolah data dan memahami karakter motor.

Namun Dall’Igna menegaskan bahwa AI bukan solusi untuk semua persoalan teknis.

"Ada bagian tertentu dari motor yang bisa kami pahami lebih baik menggunakan AI dibandingkan simulasi fisik. Namun, pada area lainnya, model fisik memiliki keunggulan," jelas pria berusia 60 tahun tersebut.

Artinya, Ducati harus menentukan metode yang paling tepat untuk setiap persoalan. Kombinasi antara simulasi fisik, AI dan data dari lintasan menjadi bagian penting dalam proses pengembangan Desmosedici.

Ducati juga mendapat dukungan teknologi dari Lenovo yang selama ini menjadi mitra sekaligus sponsor utama tim pabrikan.

Menurut Dall’Igna, kerja sama tersebut tidak sebatas memasok teknologi untuk pengembangan motor.

"Kami bekerja sama dengan Lenovo bukan hanya untuk menyiapkan motor secara langsung, tetapi juga untuk mengembangkannya lebih lanjut," tukas Gigi Dall’Igna.

Pendekatan tersebut menunjukkan bagaimana MotoGP modern semakin bergantung pada teknologi. Selisih performa yang hanya sepersekian detik dapat ditentukan oleh kemampuan sebuah tim membaca data dan mengubahnya menjadi pengembangan yang tepat.

Artikel Tag: Ducati, Gigi Dall'igna

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru