Kanal

Dua Tunggal Putra Indonesia Saling Bertemu

Penulis: Dhimas
02 Okt 2015, 16:18 WIB

Pebulutangkis Indonesia, Sony Dwi Kuncoro

Ligaolahraga.com - Perempatfinal Thailand Open Grand Prix Gold 2015 akan mempertemukan dua wakil tunggal putra Indonesia, Sony Dwi Kuncoro dan Dionysius Hayom Rumbaka. Mereka kembali berhadapan setelah terakhir kali pada dua tahun lalu.

Pada French Open 2013 lalu, Hayom menangkan pertandingan usai tarung tiga game, 21-15, 17-21 dan 24-22. Sebelumnya di tahun 2012, Sony yang berhasil meraih kemenangan atas Hayom dalam dua set, 21-11 dan 21-11, pada Indonesia Open Grand Prix Gold.

“Untuk masalah peluangnya seperti apa ya kita lihat aja besok seperti apa. Karena sudah lama juga nggak bertemu Hayom, meski pun dulu sama-sama di Pelatnas. Yang penting dari saya, bagaimana agar kondisinya siap di lapangan,” ungkap Sony, seperti yang dilansir Badmintonindonesia.

Sebelumnya di babak tiga Thailand Open Grand Prix Gold 2015, Sony sukses mengalahkan unggulan dua, Hu Yun, Hong Kong. Sony menang dalam waktu 36 menit dengan skor 21-15 dan 21-11.

“Lawan Hu Yun terakhir di Taiwan dan saya kalah. Dari Hu Yun penampilannya masih sama, tapi saat di Taiwan fokus dan feeling pertandingan saya masih belum maksimal. Di pertemuan hari ini saya mencoba mengantisipasi pukulan Hu Yun. Karena saya tahu bahwa Hu Yun punya teknik yang bagus, itu yang harus diantisipasi,” sambung Sony.

Sementara Hayom hentikan langkah pebulutangkis asal Jepang, Kazumasa Sakai, pada babak dua dengan skor 21-15 dan 21-15. Pertemuan Sony dan Hayom memastikan satu tiket semifinal untuk Indonesia dari sektor tunggal putra. Sebelumnya atlet muda, Ihsan Maulana Mustofa juga lolos masuk ke perempat final. Ihsan mengalahkan Zi Liang Derek Wong, Singapura, 21-19 dan 21-13. Ihsan sendiri di perempat final akan berhadapan dengan unggulan satu asal Korea. Son Wan Ho.

“Son Wan Ho merupakan pemain yang kuat dan sabar juga di lapangan. Jadi otomatis saya juga harus sabar. Tipe permainan kami agak mirip. Besok ya dilawan aja dulu, masalah hasil dipikir belakangan,” jelas Ihsan.

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru