Dua Laga Tanpa Kemenangan, Formasi 3-5-2 Max Allegri Mulai Dipertanyakan
Max Allegri
Berita Liga Italia: Pelatih AC Milan, Max Allegri, telah menerapkan formasi 3-5-2 sejak hari pertama pramusim. Namun kini muncul pertanyaan besar tentang sistem tersebut.
Dalam 2 pertandingan terakhir melawan Genoa dan Fiorentina, tim asuhan Max Allegri tampak sangat kesulitan. Mereka terpaksa menumpuk banyak pemain di kotak penalti lawan demi menyelamatkan 1 poin krusial.
Meskipun menghadapi tim yang berada di posisi 17 dan 18 klasemen sementara, AC Milan harus berjuang keras. Beruntung mereka mampu mempertahankan rekor tak terkalahkan berkat gol penyeimbang di menit akhir laga.
Saat ini pemain kunci seperti Christian Pulisic, Rafael Leao, Niclas Fullkrug, hingga Christopher Nkunku sudah fit. Kondisi tersebut memicu desakan agar tim beralih menggunakan strategi penyerangan dengan format 3 pemain depan.
Strategi tersebut dianggap lebih agresif dibandingkan bermain dengan 2 penyerang yang didukung 3 gelandang. Selain itu penggunaan 3 bek tengah juga mulai dipertanyakan efektivitasnya dalam membongkar pertahanan lawan yang rapat.
Seperti yang ditunjukkan dalam laporan La Gazzetta dello Sport, perubahan formasi menjadi 4-3-3 terbukti efektif. Trisula maut Pulisic, Fullkrug, dan juga Leao mampu memberikan tekanan lebih besar bagi pertahanan musuh.
Christopher Nkunku yang masuk sebagai pemain pengganti bahkan berhasil mencatatkan gol ketiganya dalam 2 pertandingan terakhir. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan.
Saat ini Rossoneri masih membuntuti Inter Milan di posisi kedua dengan selisih 3 poin saja. Perubahan taktik yang tepat diharapkan bisa membantu mereka untuk segera mengkudeta posisi puncak klasemen Serie A.
Artikel Tag: Max Allegri