Kanal

Draymond Green: Kevin Durant Berubah Usai Final NBA 2017

Penulis: Dioni, ion
24 Apr 2020, 19:30 WIB

Pertengkaran Durant dan Green saat masih di Golden State Warriors. c.Getty Images 2018.

Berita Basket: Siapapun yang mengkuti perjalanan Golden State Warriors musim lalu menyadari adanya perpecahan yang meningkat antara Kevin Durant dan rekan setimnya saat itu, terutama setelah terjadi pertengkaran argumen saat bermain melawan Clippers dengan Green yang menjadi titik awal spekulasi bahwa musim tersebut merupakan musim terakhir Durant bersama Warriors. Musim ini, Durant bergabung dengan Brooklyn Nets dan mengakui bahwa pertengkarannya dengan Green memengaruhi keputusannya untuk meninggalkan Golden State Warriors.

Green tidak tinggal diam, dalam wawancaranya dengan Matt Barnes dan Stephen Jackson di podcast "All The Smoke", Ia mengatakan bahwa jika pertengkarannya dengan Durant yang memengaruhi keputusan Durant untuk pergi dari Golden State, Tim pasti akan lebih memilih Durant ketimbang dirinya. "Ketidakpuasan Durant dengan situasinya di Golden State dimulai jauh lebih awal, tepat setelah memenangkan NBA tahun 2017", ujar Draymond Green.

Meskipun Durant memenangkan Final NBA MVP dan mengalahkan Cleveland Cavaliers, Green mengatakan Durant tidak senang bahwa Lebron masih dianggap sebagai pemain yang lebih baik. Durant mencetak rata-rata 28,5 poin, 7,9 rebound dan 4,3 assist pada 56/44/89 tembakan split selama playoff 2017. Green juga berujar bahwa sikap Durant berubah dan mulai menyalahkan Curyy dan Thompson karena tidak memberikannya bola.

Tentu saja masih banyak hal yang harus dibongkar dari ucapan Green. Namun ada satu hal yang konsisten jika menyangkut Kevin Durant. Apakah dia menggunakan akun burner untuk berargumen dengan haters nya di Twitter, atau saat Dia dilaporkan mengecam penggemar dan media karena lebih menyukai Curry dibanding dirinya.

Cerita tentang Durant cenderung berkisar antara perasaan tidak aman dan haus akan kehormatan. Dengan pemikiran tersebut, komentar Green ini tidak terlalu mengejutkan. Durant mengorbankan pencapaian individu dan sebagian dari cara bermainnya untuk meraih dua gelar NBA bersama Warriors, Jadi tidak heran jika Durant mungkin kesal ketika Dia merasa Curry dan Thompson tidak melakukan hal yang sama.

Pasti akan lebih banyak lagi pihak-pihak yang terkait dengan tim ini yang akan berbicara di publik seiring berjalannya waktu. Namun, melihat komentar Green ini kita dapat menarik kesimpulan bahwa keretakan yang terjadi diantara mereka sangat nyata, yang setidaknya menjadi satu dari berbagai alasan habisnya dinasti Warriors bersama Kevin Durant.

Artikel Tag: LeBron, Durant, Curry, NBA

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru