Kanal

Ditinggal Rekan Rider Ducati Lainnya Hengkang, Marc Marquez Bisa Terganggu

Penulis: Abdi Ardiansyah
18 Agu 2026, 15:50 WIB

Marc Marquez bakal ditinggal sebagian besar rekannya di Ducati. Francesco Bagnaia pindah ke Aprilia. Sementara itu, Fabio Di Giannantonio dan Alex Marquez gabung KTM di MotoGP 2027.

Berita MotoGP - Marc Marquez masih menjadi tumpuan Ducati dalam persaingan gelar MotoGP 2026. Namun hengkangnya sejumlah pembalap Ducati pada akhir musim dinilai bisa memengaruhi proses pengembangan motor yang dibutuhkan Marquez.

Ducati menghadapi situasi yang cukup rumit menjelang berakhirnya musim MotoGP 2026. Sejumlah pembalap yang menggunakan motor Desmosedici akan meninggalkan pabrikan asal Italia tersebut pada akhir musim.

Francesco Bagnaia dipastikan pindah ke Aprilia. Sementara itu, Fabio Di Giannantonio dan Alex Marquez akan bergabung dengan KTM mulai musim 2027.

Kondisi tersebut membuat Ducati berpotensi kehilangan dukungan penting dalam pengembangan motor 2026. Mantan agen MotoGP, Carlo Pernat, bahkan mempertanyakan seberapa besar motivasi para pembalap yang akan hengkang untuk membantu menyempurnakan motor yang nantinya terutama akan menguntungkan Marc Marquez.

"Saya melakukan analisis sederhana: pikirkan berapa banyak pembalap yang akan meninggalkan Ducati tahun depan. Siapa yang akan melakukan pengembangan kecil yang masih dibutuhkan untuk memperbaiki motor ini, yang sebenarnya belum siap untuk menang?" kata Pernat kepada MOW.

"Hanya untuk Marc Marquez! Tetapi jika mereka mengembangkannya hanya untuk dia, maka hanya dia yang akan mengendarai motor tersebut."

Saat ini, Marquez menjadi salah satu kandidat utama Ducati dalam perebutan gelar juara dunia. Fabio Di Giannantonio masih menjadi pembalap Ducati dengan posisi terdekat di klasemen, sedangkan Bagnaia dan Alex Marquez sudah tertinggal cukup jauh.

Menurut Pernat, persoalan Ducati bukan sekadar hengkangnya para pembalap. Ia menilai Desmosedici GP26 juga tidak mengalami perkembangan sesuai harapan setelah Ducati menghasilkan GP24 yang sangat kompetitif.

Ducati sebelumnya mengandalkan Marc Marquez untuk menutupi sejumlah kekurangan motor. Pernat menilai pembalap asal Spanyol tersebut mampu memberikan kontribusi ekstra yang membuat performa GP25 tetap kompetitif.

"Ducati sekarang bergantung pada Marquez dan itu saja. Pabrikan mengalami masalah dalam pengembangan dari motor 2025 ke 2026, tidak ada gunanya menyangkalnya," ujar Pernat.

"GP24 adalah motor terbaik dan semua pembalap bisa melaju sangat cepat dengannya. Namun, perkembangan berikutnya menjadi rumit. Tahun lalu Marquez menang karena dia memberikan tambahan 20 atau 30 persen dari kemampuannya untuk mengatasi masalah tersebut, tetapi sekarang situasinya jauh lebih sulit bagi semua orang."

Dengan mayoritas pembalap Ducati akan berganti tim, tekanan terhadap Marquez untuk membawa hasil maksimal semakin besar. Ducati harus memastikan proses pengembangan tetap berjalan meski kepentingan para pembalapnya mulai berbeda memasuki musim 2027.

Artikel Tag: Marc Marquez, Francesco Bagnaia, desmosedici gp

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru