Kanal

Dick Advocaat Menolak Curacao Larut dalam Kekecewaan

Penulis: Fery Andriyansyah
15 Jun 2026, 10:30 WIB

Dick Advocaat yakin Curacao masih bisa membuat kejutan. (Foto: Molly Darlington/Getty Images)

Berita Piala Dunia: Dick Advocaat tidak ingin Curacao terlalu lama meratapi kekalahan 1-7 dari Jerman pada laga pembuka Piala Dunia 2026. Meski La Familia Azul mengalami debut yang berat di panggung terbesar sepak bola dunia, pelatih berusia 78 tahun itu menegaskan timnya masih memiliki peluang untuk membuat kejutan pada sisa pertandingan Grup E.

Curacao menjalani pertandingan bersejarah saat menghadapi Jerman pada Senin (15/6/2026) dini hari WIB. Namun, perbedaan kualitas terlihat jelas ketika Die Mannschaft mencetak tujuh gol. Meski demikian, Curacao sempat memberi kebanggaan kepada para pendukungnya lewat gol Livano Comenencia yang membuat skor sempat imbang 1-1.

Advocaat mengakui timnya berharap bisa memberikan perlawanan yang lebih baik. Namun, ia juga realistis melihat kualitas lawan yang dihadapi pada pertandingan pertama tersebut. Dalam konferensi pers setelah pertandingan, mantan pelatih Belanda itu menegaskan bahwa turnamen belum berakhir dan Curacao masih memiliki kesempatan untuk meninggalkan kesan positif di Piala Dunia 2026.

"Kami harus menjadikan ini sebagai turnamen yang indah. Kami masih bisa membuat kejutan pada pertandingan kedua dan ketiga," kata Advocaat. "Pada akhirnya kami akan bangga karena pernah menjadi bagian dari turnamen sepak bola terbesar di dunia."

Menurut Dick Advocaat, para pemain tidak perlu merasa malu dengan hasil tersebut. Ia menilai Jerman memang tampil sangat kuat dan beberapa gol yang bersarang ke gawang Curacao lahir dari kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.

"Kami berharap bisa berbuat lebih banyak melawan Jerman, tetapi kami tidak mampu melakukannya," ujar Advocaat. "Mereka sangat kuat dan kami kebobolan beberapa gol yang sebenarnya bisa dihindari. Ini bukan sesuatu yang memalukan."

Di balik kekalahan telak itu, pelatih asal Belanda tersebut juga mengaku merasakan momen emosional sebelum pertandingan dimulai. Ia bahkan harus mundur sejenak ke area bangku cadangan saat lagu kebangsaan Curacao berkumandang karena tidak mampu menyembunyikan perasaannya.

Advocaat mengatakan kebanggaan masyarakat Curacao menjadi alasan utama di balik emosinya. Karena itu, ia berharap para pemain segera bangkit dan menikmati sisa perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Curacao masih akan menghadapi Ekuador dan Pantai Gading, dua pertandingan yang diyakini Advocaat dapat menghadirkan peluang untuk menciptakan kejutan.

Artikel Tag: Jerman, Dick Advocaat, Piala Dunia 2026, Curaçao

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru