Dibantai AS di Olimpiade, Tim Hoki Es Putri Kanada Lakukan Evaluasi Besar
Pelatih tim hoki es putri Kanada, Troy Ryan, mengakui timnya perlu melakukan “pencarian jati diri” serta sejumlah penyesuaian sebelum memasuki fase gugur. (Foto: AP)
Tim hoki es putri Kanada bertekad melakukan evaluasi menyeluruh setelah mengalami kekalahan telak 0-5 dari Amerika Serikat dalam laga babak penyisihan Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026.
Hasil yang jarang terjadi dalam rivalitas klasik kedua negara itu memicu kekhawatiran sekaligus introspeksi di kubu juara bertahan.
Pelatih tim hoki es putri Kanada, Troy Ryan, mengakui timnya perlu melakukan “pencarian jati diri” serta sejumlah penyesuaian sebelum memasuki fase gugur.
Menurutnya, para pemain terlihat kehilangan kepercayaan diri dalam beberapa momen penting pertandingan.
“Kami harus melakukan sedikit evaluasi dan penyesuaian. Kami harus bermain dengan percaya diri dan tidak takut membuat kesalahan, tetapi itu tidak terlihat pada pertandingan tadi,” ujar Ryan.
Dalam pertandingan tersebut, Kanada tampil di bawah tekanan sejak awal.
Amerika Serikat mendominasi dengan keunggulan tembakan 22-10 hingga akhir periode kedua sebelum mengendurkan permainan ketika hasil hampir pasti.
Kesalahan mendasar dan penalti yang tidak perlu membuat permainan Kanada semakin sulit.
Penyerang senior Blayre Turnbull menilai kekalahan itu dipicu rangkaian kesalahan yang saling beruntun.
“Kami membuat satu kesalahan yang berujung kesalahan lain. Hal seperti itu menumpuk dan sulit diperbaiki,” katanya.
Ketiadaan kapten Marie-Philip Poulin yang cedera juga tidak dianggap sebagai satu-satunya penyebab.
Ryan menyebut kondisi cedera tubuh bagian bawah Poulin tidak separah yang dikhawatirkan, dan ada harapan pemain berusia 34 tahun itu bisa kembali bermain sebelum turnamen berakhir, meski kemungkinan absen melawan Finlandia.
Kapten sementara Brianne Jenner menegaskan timnya tetap percaya diri meski mengalami kekalahan menyakitkan.
“Kadang pertandingan seperti itu memang terjadi. Sulit menjelaskan penyebabnya, tetapi kami tidak kehilangan kepercayaan diri,” ujarnya.
Tim hoki es putri Kanada masih memiliki satu laga penyisihan melawan Finlandia sebelum babak gugur dimulai. Pertandingan itu sebelumnya sempat ditunda akibat wabah norovirus yang melanda tim Finlandia.
Situasi tersebut memberi Kanada tambahan waktu untuk berlatih dan memperbaiki permainan.
Ryan membuka kemungkinan merombak susunan lini untuk menemukan kombinasi terbaik. Para pemain juga menilai tim perlu menyesuaikan intensitas fisik permainan dengan aturan kompetisi internasional.
Meski mengalami kekalahan memalukan, Kanada menegaskan motivasi mereka tetap tinggi untuk bangkit dan mempertahankan gelar Olimpiade.
Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, Hoki es, Milano Cortina 2026