Devin Haney Targetkan Pertarungan Unifikasi Gelar Lawan Rolando Romero
Devin Haney (kanan) dan Rolando Romero. (Foto: Fight TV)
Juara dunia kelas welterweight Devin Haney mengungkapkan bahwa pertarungan unifikasi gelar melawan Rolando Romero kemungkinan besar akan menjadi laga berikutnya dalam kariernya.
Haney menyampaikan perkembangan tersebut saat tampil dalam program “Inside The Ring”, dengan menyebut bahwa negosiasi untuk duel tersebut masih berlangsung.
Petinju asal Amerika Serikat itu mengatakan kesepakatan belum sepenuhnya rampung, namun peluang pertarungan tersebut untuk terjadi dinilai cukup besar.
Rencana laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada 30 Mei di Barclays Center, yang akan mempertemukan dua pemegang gelar di divisi welterweight.
Haney saat ini memegang sabuk juara dunia WBO kelas welterweight dan berada di peringkat pertama divisi tersebut versi The Ring.
Ia juga menempati posisi kesembilan dalam daftar petinju pound-for-pound versi majalah tinju tersebut.
Petinju berusia 26 tahun itu memiliki rekor profesional 33 kemenangan tanpa kekalahan, dengan 18 kemenangan diraih melalui knockout serta satu hasil tanpa keputusan.
Dalam pertarungan terakhirnya pada November lalu, Devin Haney meraih kemenangan angka mutlak atas Brian Norman Jr. setelah sempat menjatuhkan lawannya, sekaligus memastikan gelar juara dunia yang kini berada di tangannya.
Sementara itu, Romero datang dengan status juara dunia WBA kelas welterweight. Petinju dengan rekor 17 kemenangan dan dua kekalahan tersebut saat ini menempati peringkat kelima divisi welterweight versi The Ring.
Rolando Romero mencuri perhatian pada Mei lalu ketika mencatat kemenangan mengejutkan atas Ryan Garcia. Dalam pertarungan tersebut, Romero sempat menjatuhkan Garcia sebelum akhirnya menang angka mutlak.
Kemenangan itu semakin bernilai setelah Garcia berhasil bangkit dan merebut gelar WBC kelas welterweight dengan mengalahkan Mario Barrios pada pertarungan bulan lalu.
Haney menilai Rolando Romero merupakan lawan yang tidak mudah dihadapi karena gaya bertarungnya yang tidak konvensional.
Menurutnya, gaya tersebut sering membuat lawan kesulitan menyesuaikan strategi selama pertarungan berlangsung.
Meski demikian, Devin Haney optimistis dapat menampilkan kemampuan terbaiknya jika duel tersebut benar-benar terjadi.
Ia berharap pertarungan melawan Romero dapat menjadi kesempatan untuk menambah koleksi gelarnya sekaligus membuktikan kualitasnya sebagai salah satu petinju terbaik di dunia.
Artikel Tag: Devin Haney, Ryan Garcia, Rolando Romero