☰
Kanal
✕

Deontay Wilder Hadapi Jai Opetaia di Duel Pendamping Fury-Joshua

Penulis: Hanif Rusli
07 Nov 2026, 16:22 WIB

Pertarungan melawan Opetaia menjadi kesempatan bagi Deontay Wilder untuk kembali membuktikan kemampuannya menghadapi lawan elite. (Foto: Fight TV)

Deontay Wilder akan menghadapi Jai Opetaia dalam pertarungan kelas berat yang menjadi partai tambahan utama atau co-main event duel Tyson Fury melawan Anthony Joshua pada 11 Desember mendatang.

Pertandingan tersebut akan berlangsung di Principality Stadium, Cardiff, Wales, dan disiarkan langsung melalui Netflix.

Majalah tinju The Ring mengumumkan pertandingan tersebut pada Rabu (4/11).

Kehadiran Wilder dan Opetaia menambah daya tarik salah satu ajang tinju terbesar yang dinantikan penggemar pada akhir tahun ini.

Deontay Wilder (45-4-1, 43 KO) akan berusaha mengembalikan reputasinya sebagai salah satu petinju kelas berat elite dunia.

Sementara itu, Opetaia (31-0, 24 KO) berpeluang memulai babak baru dalam kariernya setelah mendominasi persaingan kelas penjelajah atau cruiserweight selama beberapa tahun terakhir.

Opetaia, petinju berusia 31 tahun asal Australia, terakhir bertarung pada 12 September di Las Vegas.

Dalam pertandingan tersebut, dia menghentikan juara WBC Noel Mikaelian. Namun, Opetaia tidak mendapatkan sabuk juara tersebut akibat perselisihan terkait badan pemberi sanksi.

Meski demikian, Opetaia tetap dianggap sebagai salah satu petinju terbaik dunia berdasarkan peringkat pound-for-pound.

ESPN menempatkannya di posisi kesembilan dalam daftar tersebut. Dia juga terikat kontrak dengan perusahaan promosi Zuffa Boxing milik Dana White.

Sepanjang kariernya di kelas penjelajah, Opetaia telah membangun reputasi sebagai petinju dominan.

Dia merebut gelar The Ring dan IBF pada 2022 serta mencatatkan tujuh kemenangan KO dalam sembilan pertandingan terakhirnya.

Namun, menghadapi Wilder akan menjadi tantangan berbeda karena merupakan debutnya di kelas berat.

Opetaia memiliki tinggi sekitar 191 sentimeter dan jangkauan pukulan 76 inci, sedangkan Wilder memiliki tinggi sekitar 201 sentimeter dengan jangkauan 83 inci.

Perbedaan ukuran tersebut menjadi salah satu faktor menarik dalam pertarungan ini.

Deontay Wilder, yang kini berusia 40 tahun, pernah menguasai gelar kelas berat WBC pada periode 2015 hingga 2020.

Petinju berjuluk Bronze Bomber itu dikenal memiliki salah satu pukulan tangan kanan paling berbahaya dalam generasinya.

Persaingannya dengan Fury melalui tiga pertarungan juga menjadi salah satu rivalitas penting dalam era tinju kelas berat modern.

Meski kehilangan gelar, Wilder masih berusaha mempertahankan posisinya di antara petinju papan atas.

Dalam empat pertarungan terakhir sejak 2023, Wilder mencatatkan dua kemenangan dan dua kekalahan. Kemenangan terbarunya diraih melalui keputusan angka terbelah atas Derek Chisora di London pada April lalu.

Pertarungan melawan Opetaia menjadi kesempatan bagi Wilder untuk kembali membuktikan kemampuannya menghadapi lawan elite.

Sebaliknya, Opetaia berambisi menguji diri melawan salah satu pemukul terkeras di kelas berat sekaligus memperluas pencapaiannya setelah sukses di kelas penjelajah.

Artikel Tag: Deontay Wilder, Derek Chisora, Jai Opetaia

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru