Kanal

Denzel Bentley Desak WBO Copot Gelar Janibek Alimkhanuly Usai Tes Positif

Penulis: Hanif Rusli
04 Mar 2026, 21:07 WIB

Denzel Bentley (kanan) dan Janibek Alimkhanuly berpose jelang pertarungan mereka. (Foto: Fight TV)

Denzel Bentley mendesak World Boxing Organization (WBO) untuk mencopot gelar juara dunia kelas menengah milik Janibek Alimkhanuly setelah petinju asal Kazakhstan itu dinyatakan positif menggunakan zat terlarang.

Janibek Alimkhanuly, 32 tahun, dinyatakan positif mengandung meldonium dalam tes yang dilakukan Voluntary Anti-Doping Association (VADA) pada akhir tahun lalu.

Temuan tersebut membuat duel unifikasi melawan juara WBA Erislandy Lara yang dijadwalkan pada 12 Desember dibatalkan.

Ia juga dicoret dari peringkat kelas menengah versi The Ring.

WBO kemudian menjatuhkan sanksi larangan bertanding selama satu tahun kepada Janibek, yang dihitung mundur sejak 2 Desember.

Namun, badan tinju tersebut tetap mengizinkannya mempertahankan sabuk juara dunia. Federasi lain, IBF, juga tidak mencopot gelarnya.

Keputusan itu memicu reaksi dari Denzel Bentley (21-3, 17 KO), penantang peringkat pertama WBO yang sebelumnya pernah menghadapi Janibek Alimkhanuly pada November 2022 dan mampu bertahan hingga ronde terakhir meski kalah angka.

“Saya pikir dia seharusnya dicopot jika memang harus menjalani skorsing,” ujar Bentley dalam sesi media di London. “Setelah hukumannya selesai, dia bisa mendapat kesempatan pertama melawan juara baru.”

Menurut Bentley, situasi ini menciptakan ketidakpastian. Ia menilai seharusnya ada ketegasan lebih tegas terhadap pelanggaran doping, terutama bagi pemegang gelar dunia.

Denzel Bentley sendiri belum naik ring sejak Desember 2024 ketika ia mengalahkan Brad Pauls melalui keputusan angka di Wembley Arena.

Kini ia dijadwalkan menghadapi Endry Saavedra (17-1-1, 14 KO) di O2 Arena, London, pada 4 April untuk memperebutkan gelar interim WBO.

Petinju berusia 29 tahun itu mengaku menghargai langkah WBO yang memberinya kesempatan memperebutkan sabuk interim.

Namun, ia merasa tetap dirugikan karena tidak bisa langsung menantang gelar utama hingga masa hukuman Janibek berakhir.

“Sebesar apa pun saya menghargai kesempatan ini, rasanya saya tetap dihukum atas kesalahan yang dilakukan Janibek,” kata Bentley.

“Saya tidak bisa langsung melawan juara dunia di pertarungan berikutnya. Saya harus menunggu hingga Desember ketika masa larangannya selesai, lalu dia menjalani pemusatan latihan lagi. Bisa saja saya baru bertemu dia tahun depan.”

Meski demikian, fokus Denzel Bentley saat ini tertuju pada Saavedra, yang berada satu tingkat di bawahnya dalam peringkat WBO.

Kemenangan atas petinju tersebut berpotensi membuka jalan bagi Bentley untuk naik status menjadi juara penuh apabila gelar Janibek akhirnya dicopot.

“Saya tidak masalah jadi juara lewat email,” ujarnya setengah bercanda. “Saya sudah menunggu lama. Yang penting kesempatan itu datang.”

Situasi ini menempatkan WBO dalam sorotan, sementara Bentley berharap perjuangannya di atas ring akan segera membawanya kembali ke panggung perebutan gelar dunia secara penuh.

Artikel Tag: WBO, Janibek Alimkhanuly, Denzel Bentley

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru