Debut Gemilang Blades Brown di PGA Tour, Belajar Langsung dari Scheffler
Blades Brown
Berita Golf: Masa muda sering kali identik dengan keberanian dan keyakinan tanpa batas. Hal itu tercermin jelas dari perjalanan Blades Brown, pegolf berusia 18 tahun yang tampil mengejutkan di ajang American Express di PGA West. Meski belum keluar sebagai pemenang, pengalaman yang ia dapatkan menjadi momen penting dalam awal karier profesionalnya.
Rickie Fowler, salah satu senior di PGA Tour, melihat penampilan Brown sebagai cerminan masa mudanya sendiri. Fowler menilai fase awal karier seperti ini harus benar-benar dinikmati. Menurutnya, waktu berjalan sangat cepat di level tertinggi golf profesional, dan tidak semua pegolf mendapat kesempatan seperti yang dirasakan Brown.
Blades Brown baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah menengah dua pekan sebelum turnamen berlangsung. Ia datang ke California setelah lebih dulu tampil di turnamen Korn Ferry Tour di Bahama, lalu melanjutkan perjalanan ke PGA West sebagai peserta undangan sponsor. Setahun sebelumnya, Brown gagal lolos cut di ajang yang sama. Kali ini, ia tampil jauh lebih matang dan mampu bersaing hingga akhir pekan.
“Saya benar-benar menikmati semuanya. Saya 18 tahun dan bisa bermain di PGA Tour, itu pengalaman yang luar biasa,” ujar Brown.
Pada putaran final, Brown mendapatkan kesempatan langka dengan bermain satu grup bersama pegolf nomor satu dunia Scottie Scheffler dan Si Woo Kim. Ia memulai ronde dengan cukup baik, namun kesalahan di hole kelima yang berujung double bogey membuat momentumnya menurun. Scheffler memanfaatkan situasi tersebut untuk menjauh dan akhirnya mengunci kemenangan dengan selisih empat pukulan.
Secara statistik, Brown menutup putaran final dengan skor dua di atas par dan finis di posisi T18. Namun hasil tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan nilai pengalaman yang ia peroleh. Brown mengaku banyak belajar dari cara Scheffler mengelola permainan, terutama dalam aspek short game.
“Bermain bersama Scottie membuat saya sadar betapa hebat kontrol permainannya, terutama di jarak pendek. Cara dia mengatur spin, lintasan bola, hingga putting benar-benar membuka mata saya,” katanya.
Brown memilih jalur berbeda dari kebanyakan pegolf muda dengan langsung terjun ke dunia profesional tanpa melewati golf kampus. Ia yakin bahwa menghadapi persaingan tertinggi sejak dini akan mempercepat proses perkembangannya.
Pengalaman di American Express menjadi bukti bahwa keputusannya tidak keliru. Meski belum naik podium, Blades Brown membawa pulang pelajaran berharga yang bisa menjadi fondasi penting untuk masa depannya di PGA Tour.
“Setiap orang punya jalannya masing-masing. Saya hanya fokus menjalani proses saya sendiri,” tutup Brown.
Artikel Tag: Blades Brown, Scottie Scheffler, PGA tour, The American Express