Dean Zandbergen Gagal Naturalisasi, Timnas Indonesia Lirik Striker Islandia
Markus Pall Elertson berpeluang gabung Timnas Indonesia.
Berita Timnas - Timnas Indonesia membutuhkan tambahan pilihan di lini depan menjelang Piala Asia 2027 setelah Dean Zandbergen disebut tidak memenuhi syarat untuk dinaturalisasi. Nama Markus Pall Ellertsson pun mencuat sebagai alternatif setelah mencetak 10 gol bersama IA Akranes di Liga Islandia 2026.
Kebutuhan penyerang menjadi salah satu hal yang patut diperhatikan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menjelang Piala Asia 2027. Mitchell Baker memang berpotensi menjadi pilihan di lini depan, tetapi usianya yang baru 19 tahun dan pengalamannya yang masih terbatas di level profesional membuat Indonesia perlu memiliki opsi lain.
Salah satu nama yang menarik dibahas adalah Markus Pall Ellertsson. Penyerang kelahiran 6 Februari 2006 tersebut memperkuat IA Akranes, klub yang berkompetisi di kasta tertinggi Liga Islandia.
Sebelumnya, Dean Zandbergen sempat menjadi perbincangan sebagai calon penyerang Timnas Indonesia. Ia tampil produktif bersama VVV Venlo dengan mencetak 15 gol di Liga Belanda kasta kedua musim 2025-2026. Dengan tinggi badan 188 sentimeter, ia dinilai memiliki karakteristik yang bisa menambah variasi serangan skuad Garuda.
Namun John Herdman menyampaikan bahwa Zandbergen tidak memenuhi persyaratan untuk dinaturalisasi karena garis keturunan Indonesianya berasal dari buyut. Kondisi tersebut membuat peluangnya membela Indonesia melalui jalur tersebut menjadi terkendala.
Zandbergen sendiri dikabarkan memiliki keinginan untuk memperkuat Timnas Indonesia dan membantu skuad Garuda meraih prestasi lebih tinggi.
Markus Pall Ellertsson berpotensi menjadi nama yang patut dipertimbangkan. Sepanjang Liga Islandia 2026, ia mencatatkan 10 gol dari 21 pertandingan bersama IA Akranes. Catatan tersebut menunjukkan produktivitas yang layak diperhatikan, meski level kompetisi dan kualitas lawan tetap perlu menjadi pertimbangan.
Ellertsson disebut memiliki darah Indonesia dari sang ibu. Namun, peluangnya membela skuad Garuda tetap bergantung pada verifikasi dokumen keturunan serta pemenuhan ketentuan kewarganegaraan dan regulasi FIFA.
Ia juga merupakan adik dari Mikael Egill Ellertsson, gelandang yang bermain untuk Genoa di Italia. Mikael telah memperkuat Timnas Islandia sebanyak 34 kali, sehingga situasinya berbeda dengan Markus.
Hingga kini, belum ada kepastian mengenai pendekatan resmi PSSI kepada Markus Pall Ellertsson. Jika status kelayakannya dapat dipastikan, ia bisa menjadi salah satu opsi yang layak dievaluasi untuk memperkuat lini depan Indonesia menuju Piala Asia 2027.
Artikel Tag: Piala Asia, Timnas Indonesia, Mitchell Baker