Dean Henderson Mengaku Sempat Depresi Usai Juara Piala FA
Dean Henderson buka suara soal tekanan di Crystal Palace. (Foto: David Watts/MI News/NurPhoto via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Dean Henderson membuka sisi lain dari keberhasilan Crystal Palace menjuarai Piala FA musim lalu setelah mengaku sempat mengalami kondisi mental yang sulit usai pertandingan final melawan Manchester City. Kiper asal Inggris itu mengatakan dirinya bahkan sempat kesulitan bangun dari tempat tidur beberapa hari setelah kemenangan bersejarah tersebut.
Crystal Palace mencatat sejarah besar pada Mei lalu ketika mengalahkan Manchester City 1-0 di final Piala FA melalui gol Eberechi Eze. Gelar itu menjadi trofi mayor pertama dalam sejarah klub yang sudah berdiri selama 165 tahun.
Namun di balik euforia besar tersebut, Dean Henderson justru mengalami situasi yang tidak ia duga. Kiper berusia 29 tahun itu mengaku merasakan tekanan emosional besar setelah mencapai momen tertinggi dalam kariernya.
“Saya ingat tiga hari setelah final Piala FA, saya tidak ingin bangun dari tempat tidur,” ujar Henderson dilansir dari Evening Standard. “Saya seperti bertanya-tanya, ‘Apa yang sebenarnya terjadi?’”
“Saya tidak tahu apakah itu karena alkohol atau apa. Tapi saya benar-benar merasa seperti depresi. Rasanya aneh sekali dan saya bahkan belum pernah benar-benar membicarakan hal ini sebelumnya.”
Henderson mengungkapkan tekanan menuju pertandingan besar juga sering membuat pemain memendam pergulatan mental mereka sendiri. Ia menyebut banyak pemain mengalami tekanan emosional menjelang final, tetapi jarang membicarakannya secara terbuka.
“Semua itu soal emosi,” kata Henderson. “Bahkan seminggu sebelum final, secara alami Anda akan terus memikirkannya. Tidak ada yang benar-benar membicarakan itu satu sama lain karena setiap pemain punya pertarungan masing-masing.”
Musim Crystal Palace sendiri sempat berada dalam situasi sulit setelah Oliver Glasner mengumumkan akan meninggalkan klub pada akhir musim. Namun The Eagles berhasil bangkit dan kini berpeluang meraih trofi ketiga dalam 12 bulan jika mengalahkan Rayo Vallecano di final Conference League, Kamis (28/5/2026) dini hari tadi.
Henderson yang kini menjadi kapten Crystal Palace sejak kepergian Marc Guehi ke Manchester City juga dipastikan masuk skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026. Ia mengaku bangga bisa memimpin Palace tampil di final Eropa pertama dalam sejarah klub.
“Saya sangat bangga dengan tim ini,” ujar Henderson. “Kami melewati begitu banyak hal musim ini dan para pemain tampil luar biasa. Jika kami bisa memberikan trofi lagi di akhir musim, itu akan menjadi sesuatu yang sangat pantas kami dapatkan.”
Artikel Tag: Crystal Palace, Piala FA, dean henderson