Dapat Sanjungan Dari Sosok Penting, Kiper Lazio Tetap Membumi
Edoardo Motta
Berita Liga Italia: Kiper muda Lazio, Edoardo Motta mendapat sanjungan dari sejumlah sosok penting termasuk Gianluigi Buffon berkat penampilan heroiknya di pertandingan semifinal Coppa Italia melawan Atalanta pekan lalu dan pemain 21 tahun tersebut menegaskan harus tetap membumi.
Legenda Italia, Gianluigi Buffon memuji performa impresif kiper Lazio, Edoardo Motta dan pemain 21 tahun tersebut mengungkapkan kekagumannya terhadap pahlawan Piala Dunia 2006 tersebut yang berusaha ditirunya saat masih bermain di akademi Juventus.
“Saya sangat menghormati Buffon, saya menyaksikannya bermain saat masih kecil, saat saya berlatih di Vinovo saya berusaha mempelajari rahasia penampilannya,”ujar Motta via Tuttosport.
“Saya senang bahwa sosok fenomenal seperti Gigi atau legenda hidup seperti Dino Zoff memantau saya dan menganalisis penyelamatan saya. Ini tanggug jawab besar namun juga sebuah kebanggaan.”
Selain itu Motta tahu bahwa pelatih Biancocelesti, Maurizio Sarri bertekad untuk membuatnya tetap membumi meski ia tidak harus khawatir mengenai sikapnya.
“Apa yang disampaikan Mister setelah Atalanya? Tidak ada, saya hanya melakukan pekerjaan saya,”ujarnya.
“Tetap membumi? Ia telah mengatakan itu, saya setuju. Namun menurut saya, saya tidak mengambil resiko itu.”
Di sisi lain, presiden The Aquile, Claudio Lotito, jauh lebih ekspresif, memuji pemuda itu terutama karena karakternya.
“Lotito memeluk saya dan mengatakan sesuatu yang sangat penting: ‘Saya senang, bukan karena prestasimu, namun karena pribadimu.’”
Motta menegaskan bahwa menjadi seorang penjaga gawang selalu menjadi tujuannya, sambil menyebut legenda Chelsea, Petr Cech, sebagai inspirasi terbesarnya.
“Saya memilih untuk menjadi penjaga gawang, bukan karena saya buruk dalam menggunakan kaki. Di rumah saya, kami tidak memiliki taman, dan kami sering bermain di atas kerikil. Meskipun saya sering melukai diri sendiri saat menyelam, itu tidak masalah bagi saya: saya hanya ingin menjadi penjaga gawang, sejak awal. Orang pertama yang percaya pada saya adalah pelatih penjaga gawang Alessandria U17. Dia mengatakan itu kepada saya dengan penuh keyakinan,”ungkapnya
“Petr Cech adalah idola saya. Saya menganggapnya ikonik karena helm pelindung yang dikenakannya di kepalanya. Dia mempesona saya. Tentu saja, di Italia, selalu Gigi Buffon.”
Artikel Tag: Lazio, Gianluigi Buffon