Dampak Corona, Gaji Pebasket NBA Disunat 25 Persen
Logo NBA. (Foto: NBA)
Berita Basket NBA: Pandemi Virus Corona mulai berdampak kepada para pemain basket NBA. Pasalnya, NBA dan juga Asosiasi Pemain Basket Nasional (NBPA) telah menyetujui pemotongan gaji terhadap seluruh pemain.
NBPA Gugat Aturan Wajib 65 Gim di NBA
Sebagaimana seperti dilansir dari ESPN, kesepakatan terkait pemotongan gaji para pebasket NBA tersebut diumumkan pada Jumat (17/4) waktu setempat. Nantinya gaji para pemain bakal dipotong sebesar 25 persen dan baru akan diberlakukan secara efektif mulai 15 Mei mendatang.
Menurut salah seorang sumber, para pemain bisa kehilangan gaji sebesar 23-26 persen dari gaji mereka setiap musimnya - tapi masih bergantung pada berapa banyak tim mereka yang sudah dipertandingkan- jika pertandingan tidak berlanjut.
Kesepakatan terkait pemangkasan gaji itu memungkinkan sejumlah klub untuk mengurangi pengeluaran gaji pemain secara bertahap andai NBA 2019-2020 dibatalkan akibat pandemi Virus Corona (Covid-19).
Adanya klausul Force Majeure juga yang membuat NBA berhak memangkas gaji jika ada dampak luar biasa yang mengancam keberlangsungan kompetisi, seperti penyebaran virus corona saat ini. Kesepakatan pemangkasan gaji juga berpengaruh untuk menentukan batas gaji (salary cap) di musim mendatang.
Batas gaji akan dihitung berdasarkan keuntungan liga dan dampak corona terhadap finansial seluruh tim. Sementara itu, hingga saat ini, kelanjutan NBA 2019-2020 masih belum menemui titik terang. Pasalnya, komisioner NBA, Adam Silver, baru bisa menentukan keberlangsungan kembali kompetisi pada Mei mendatang.
Artikel Tag: NBA, Virus Corona, NBPA