Kanal

Chivu: Inter Bangkit, Kesalahan Sommer Tanggung Jawab Saya

Penulis: Amalia Sihotang
24 Jan 2026, 23:33 WIB

Chivu: Inter Bangkit, Kesalahan Sommer Tanggung Jawab Saya - sumber: (footballitalia)

Berita Liga Italia datang dari Milan, di mana pelatih FC Internazionale Milano, Cristian Chivu, memberikan pujian kepada para pemainnya setelah kemenangan impresif 6-2 atas Pisa SC di Stadion Giuseppe Meazza pada 23 Januari 2026. Meskipun sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Inter berhasil membalikkan keadaan sebelum jeda babak pertama dan menambah tiga gol lagi di babak kedua dalam laga pembuka Pekan ke-22 Serie A ini.

Sebuah momen krusial terjadi pada menit ke-34 ketika Chivu memutuskan untuk mengganti Luis Henrique dengan Federico Dimarco. Keputusan ini terbukti tepat, karena Dimarco keluar sebagai Man of the Match dengan satu gol dan satu assist. "Sebuah pertandingan berlangsung selama 100 menit, dan bisa dibalik," ujar Chivu kepada DAZN.

Gol pembuka Pisa dicetak oleh Stefano Moreo melalui lob dari jarak 30 yard, setelah Yann Sommer melakukan kesalahan dalam membangun serangan dari belakang. "Itu kesalahan saya karena saya yang menginstruksikan strategi tersebut. Terkadang saya menempatkan Yann dalam situasi sulit," ungkap Chivu.

Inter menunjukkan kebanggaan dan terus menekan dengan kualitas dan intensitas, membalikkan keadaan setelah kebobolan dari situasi bola mati. "Sikap adalah yang terpenting; Anda mungkin menderita sesekali, tetapi yang paling penting adalah bagaimana Anda bereaksi. Kami melakukannya dengan sangat baik," lanjut Chivu. Ia juga menambahkan bahwa timnya bisa saja runtuh, tetapi mereka tetap fokus dan berjuang hingga akhir.

Pada pertandingan ini, Piotr Zielinski, Lautaro Martinez, dan Francesco Pio Esposito berperan penting dalam kebangkitan Inter. Pio Esposito bahkan memberikan keunggulan bagi Inter sesaat sebelum jeda dengan gol ketiganya di Serie A musim ini. "Dia ingin membuktikan diri dan bertanggung jawab, seperti semua pemain kami," kata Chivu.

Chivu terlambat hadir dalam wawancara pasca pertandingan karena harus mendapatkan perawatan dari tim medis Inter. "Saya harus siap menjadi suami dan ayah yang baik," ungkapnya. Ketika ditanya apakah ia akan menonton pertandingan Juventus-Napoli dan Roma-Milan pada hari Minggu, Chivu menegaskan, "Saya memiliki hasrat untuk sepakbola yang melampaui pekerjaan saya, tetapi keluarga adalah prioritas."

Chivu menutup dengan menyatakan bahwa terkadang kita perlu mematikan pikiran dari sepakbola dan memberikan waktu untuk keluarga, yang selalu menjadi yang utama.

Artikel Tag: Cristian Chivu, Inter Milan

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru