Cedera, Kapten Kanada Sidney Crosby Absen di Final Emas Hoki Es Olimpiade
Sidney Crosby tetap turun ke es mengenakan jersey kapten untuk menerima medali perak bersama rekan-rekannya seusai laga. (Foto: AP)
Kapten Kanada, Sidney Crosby, memutuskan tidak tampil pada laga final hoki es putra Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 akibat cedera tubuh bagian bawah yang dialaminya di perempat final.
Absennya Crosby menjadi pukulan bagi Kanada yang akhirnya kalah 1-2 dari Amerika Serikat lewat overtime, Minggu (22/2).
Crosby mengalami cedera saat menghadapi Ceko di babak perempat final ketika berusaha mengantisipasi benturan dari bek Radko Gudas.
Dalam insiden tersebut, kaki kanannya tertekuk secara canggung setelah terjatuh.
Ia kemudian dinyatakan absen pada semifinal melawan Finlandia dan berstatus diragukan hingga jelang partai puncak.
Setelah melalui serangkaian pemeriksaan medis dan konsultasi dengan tim dokter, pemain berusia 38 tahun itu akhirnya mengambil keputusan berat untuk tidak bermain di final.
“Cukup jelas dengan situasinya apakah Anda bisa bermain atau tidak. Saya merasa tidak mampu,” ujar Sidney Crosby usai pertandingan.
Menurutnya, keputusan tersebut sangat sulit karena final Olimpiade bisa jadi kesempatan terakhirnya tampil di ajang tersebut.
Namun ia menegaskan tidak ingin memaksakan diri jika kondisinya tidak memungkinkan memberikan kontribusi maksimal bagi tim.
“Saya tentu ingin berada di atas es dan mencari segala cara untuk bermain. Tapi bukan dengan mengorbankan apa yang harus dilakukan,” katanya.
Kanada sebenarnya memiliki sejumlah peluang emas sepanjang laga.
Nathan MacKinnon sempat gagal memanfaatkan gawang terbuka, sementara Macklin Celebrini mencatat enam tembakan tepat sasaran, termasuk satu peluang breakaway.
Namun penampilan gemilang kiper Amerika, Connor Hellebuyck, menggagalkan upaya mereka.
Hellebuyck melakukan 41 penyelamatan krusial dan menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus. Ia juga menggagalkan peluang Connor McDavid serta Devon Toews yang nyaris berbuah gol.
Meski kecewa, para pemain Kanada tetap memberikan penghormatan kepada Crosby.
Brad Marchand menyebut sang kapten sebagai salah satu pemain dan pemimpin terbaik sepanjang sejarah hoki es. “Kami ingin menang untuknya,” ujar Marchand.
Sidney Crosby sendiri tetap turun ke es mengenakan jersey kapten untuk menerima medali perak bersama rekan-rekannya seusai laga.
Ia dikenal sebagai pemain paling berpengalaman di skuad Kanada, termasuk pencetak gol emas pada final Olimpiade Vancouver 2010 melawan Amerika Serikat.
Sumber internal tim menyebut keputusan absen itu diambil secara kolektif setelah pertemuan panjang antara Crosby, pelatih, dan tim medis.
Meski sempat berlatih ringan dalam dua hari terakhir, ia merasa tidak bisa tampil dalam kondisi penuh.
Kekalahan ini menghentikan dominasi Kanada yang sebelumnya memenangi berbagai turnamen internasional dalam 16 tahun terakhir saat menurunkan pemain terbaiknya.
Namun bek Drew Doughty menegaskan tim tidak perlu menundukkan kepala.
“Ini bukan hasil yang kami inginkan, tapi saya rasa kami memainkan salah satu pertandingan terbaik yang pernah saya jalani,” ujarnya.
Bagi Sidney Crosby, final di Milano menjadi momen emosional.
Meski tidak bisa membantu langsung di atas es, ia diyakini tetap memberi dampak lewat kepemimpinan dan keteladanannya di ruang ganti.
Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026