Cedera Beruntun, Alexis Pinturault Berencana Pensiun Usai Piala Dunia
Spesialis nomor giant slalom, Alexis Pinturault, telah mencatatkan berbagai prestasi penting sepanjang kariernya, termasuk tiga medali Olimpiade. (Foto: AP)
Pebalap ski alpen Prancis Alexis Pinturault mengumumkan rencananya untuk pensiun dari dunia kompetisi setelah berakhirnya Final Piala Dunia pada akhir bulan ini.
Pinturault, yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu pebalap terbaik dalam sejarah ski alpen Prancis, mengaku telah mempertimbangkan keputusan tersebut sejak beberapa waktu lalu, terutama setelah mengalami sejumlah cedera dalam beberapa musim terakhir.
“Ini mungkin waktu yang tepat,” ujar Alexis Pinturault pada Sabtu (14/3). “Saya sudah tahu sejak awal bahwa musim ini kemungkinan akan menjadi yang terakhir.”
Atlet berusia 34 tahun itu dikenal sebagai spesialis nomor giant slalom dan telah mencatatkan berbagai prestasi penting sepanjang kariernya.
Ia tercatat meraih 34 kemenangan dalam ajang Piala Dunia, lebih dari setengahnya diraih pada nomor giant slalom.
Puncak karier Pinturault terjadi pada musim 2020/2021 ketika ia berhasil merebut gelar juara umum Piala Dunia.
Selain itu, ia juga mengoleksi delapan medali kejuaraan dunia, termasuk tiga medali emas.
Di ajang Olimpiade, Alexis Pinturault juga mencatatkan prestasi dengan meraih tiga medali sepanjang partisipasinya di Olimpiade Musim Dingin.
Keputusan untuk mengakhiri karier tidak lepas dari berbagai cedera yang dialaminya dalam beberapa tahun terakhir.
Salah satu insiden serius terjadi pada 2025 ketika ia mengalami kecelakaan saat berlaga di nomor super-G di Kitzbuehel.
Dalam insiden tersebut, Pinturault mengalami kecelakaan keras hingga harus dievakuasi menggunakan helikopter dari lintasan.
Cedera tersebut menambah daftar masalah fisik yang sebelumnya juga membuatnya harus menjalani masa pemulihan panjang setelah mengalami kerusakan ligamen lutut.
Pada awal 2025, Pinturault sempat mengakui bahwa cedera berulang membuatnya mulai memikirkan kemungkinan pensiun.
Ia bahkan harus menjalani masa pemulihan panjang dengan menggunakan kruk selama beberapa minggu setelah kecelakaan tersebut.
Saat itu ia menyebut proses rehabilitasi yang panjang sebagai tantangan mental yang berat, terutama setelah sebelumnya juga menjalani pemulihan selama berbulan-bulan akibat cedera lutut.
Meski demikian, Pinturault tetap melanjutkan kariernya hingga musim ini sebelum akhirnya memutuskan untuk menutup perjalanan panjangnya di dunia ski kompetitif.
Dengan berbagai prestasi yang diraihnya, Pinturault akan dikenang sebagai salah satu pebalap paling sukses yang pernah dimiliki Prancis dalam olahraga ski alpen.
Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin