Cedera Berkelanjutan Lee Zii Jia Bisa Ganggu Persiapan Piala Thomas
Rexy Mainaky-Zafrul Abdul Aziz/[Foto:NST]
Kekhawatiran meningkat terkait kondisi cedera pemain bulu tangkis tunggal putra profesional Lee Zii Jia seiring dengan peningkatan persiapan tim nasional untuk Piala Thomas 2026 di Horsens, Denmark, yang akan berlangsung dari 24 April hingga 3 Mei.
Lee Zii Jia seharusnya memulai latihan bersama tim nasional di Akademi Bulu Tangkis Malaysia (ABM) di Bukit Kiara kemarin, tetapi ia tidak terlihat.
Presiden Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Tengku Datuk Seri Zafrul Abdul Aziz, yang hadir untuk mengamati persiapan tim untuk pertemuan tim dunia, diberitahu oleh direktur pelatihan tunggal nasional, Kenneth Jonassen, bahwa Zii Jia harus menunda bergabung dengan latihan karena cedera pergelangan kaki.
“Saya diberitahu oleh Jonassen bahwa dia seharusnya bermain hari ini, tetapi karena dia mengalami cedera ringan, kami menunggu tanggapan dari Zii Jia tentang kapan dia bisa bermain. Dia tidak bisa memastikan kapan, tetapi dia mengatakan dia berharap bisa bermain,” kata Zafrul.
Zafrul menambahkan bahwa kehadiran Lee Zii Jia sangat penting karena jasanya tidak hanya dibutuhkan untuk Piala Thomas, tetapi BAM juga berencana untuk bekerja sama dengannya untuk Asian Games di Aichi-Nagoya pada bulan September.
Oleh karena itu, jika cedera tersebut terus mengganggunya, hal itu dapat menimbulkan masalah bagi tim nasional.
“Rencana kami untuk Zii Jia tidak hanya terbatas pada Piala Thomas, karena kami juga memiliki Asian Games. Fokus tahun ini bukan hanya pada Piala Thomas, tetapi juga pada Asian Games, di mana kami bertujuan untuk mempersembahkan medali.”
“Sekali lagi, dalam diskusi saya dengan Jonassen dan Rexy Mainaky, karena Piala Thomas melibatkan pemain ganda dan tunggal, jika Zii Jia dalam kondisi fit dan percaya diri secara psikologis, dia tentu dapat membantu negara. Tetapi jika dia cedera, akan sulit,” tambahnya.
BAM kini memiliki waktu kurang dari delapan hari untuk menyelesaikan susunan pemain untuk Piala Thomas menjelang batas waktu pendaftaran pada 10 April.
Sebelumnya, Zafrul telah menetapkan target bagi Malaysia untuk memenangkan Piala Thomas 2026 di Horsens guna mengakhiri paceklik gelar selama 34 tahun bagi negara tersebut.
Ini adalah bagian dari rencana “Tangkis Juara 2030” yang diperkenalkan oleh Zafrul pada Agustus tahun lalu setelah menjabat sebagai presiden BAM.
Artikel Tag: rexy mainaky, Lee Zii Jia, Piala Thomas 2026, Zafrul Abdul Aziz