Carlos Sainz Peringatkan Ferrari Agar Percaya Pada Pebalapnya
Carlos Sainz
Berita F1: Carlos Sainz mengaku selalu memprioritaskan keinginan tim ketimbang keinginan pribadi sehingga bisa memutuskan strategi terbaik dan waktu eksekusinya.
Keinginan Carlos Sainz muncul setelah menyaksikan beberapa kali taktik Ferrari justru menjadi bumerang bagi para pebalapnya. Korban paling sering adalah rekan satu timnya, Charles Leclerc.
Sedangkan Sainz kadang membantah perintah yang diberikan oleh tim dan berpegang teguh pada strategi sendiri. Contohnya, pada seri GP Monako, di mana pria asal Spanyol itu memilih untuk masuk pit dan mengganti ban lunak saat lintasan kering. Ternyata, taktik tersebut berhasil mengantarkan jet darat F1-75 andalannya merebut podium kedua.
Sainz juga tak mengindahkan team order di seri GP Inggris. Ketika itu ia diperintahkan untuk memberikan tempatnya kepada Leclerc.
Setelah periode safety car muncul, Ferari menyuruh Sainz membuat jarak 10 mobil untuk memberi kesempatan pada pemuda Monako itu. Namun dirinya menolak dengan alasan sedang ditekan oleh Lewis Hamilton.
Pria berusia 27 tahun itu lantas memperingatkan Sang Kuda Jingkrak agar tidak membuat strategi yang mengada-ada. Sekali lagi, Sainz mampu membuktikan pilihan pribadinya tepat. Ketika sudah berganti ke ban lunak, ia berhasil mengamankan kemenangan pertamanya di Formula 1 pada balapan di Silverstone.
Selepas balapan, Sainz menegaskan kalau keputusan itu diambil demi kepentingan tim. Eks driver McLaren tersebut juga sudah tahu kapan harus mengeksekusi rencana.
“Tidak mudah (menyeimbangkan keinginan tim dan pribadinya). Prioritas saya selalu tim dan ketika saya diberitahu harus menggantikan Charles di Silverstone, saya membuatnya jelas bahwa saya siap mengorbankan kepentingan pribadi untuk tim,” tuturnya dikutip dari Motorsport.com.
“Memang benar bahwa ada beberapa poin dalam balapan di mana semua terkendali dalam pikiran pebalap. Anda tahu tim perlu mempercayai Anda dengan beberapa keputusan,” ia menambahkan.
“Saya kira itu menunjukkan bahwa kami punya hubungan yang bagus antara dua pihak, termasuk Charles. Saya kira kami bergaul dengan sangat baik dan beberapa tahun ini sulit untuk kami,” tutup Sainz.
Artikel Tag: Ferrari, Carlos Sainz, F1 2022