Canelo Alvarez Jelaskan Alasan Berlatih Bersama Tim Oleksandr Usyk
Canelo Alvarez (kanan) berlatih bersama Oleksandr Usyk. (Foto: Fight TV)
Canelo Alvarez menjalani kamp latihan di Spanyol bersama tim Oleksandr Usyk untuk mempersiapkan diri menghadapi Christian Mbilli pada 31 Oktober.
Mantan juara dunia empat divisi itu mempelajari metode baru, terutama dalam latihan kekuatan dan pengondisian fisik, sekaligus beradaptasi dengan perbedaan zona waktu menjelang pertarungan di Riyadh, Arab Saudi.
Canelo Alvarez (63-3-2, 39 KO) akan menghadapi Mbilli (29-0-1, 24 KO), juara kelas menengah super Dewan Tinju Dunia (WBC), dalam pertarungan utama acara bertajuk "Mexico vs. The World".
DAZN akan menayangkan rangkaian pertandingan tersebut bagi pelanggan paket Ultimate dan melalui layanan bayar per tayangan (pay-per-view).
Dalam wawancara dengan Mike Coppinger dari The Ring, Alvarez menjelaskan bahwa hubungannya dengan Usyk menjadi salah satu alasan dirinya memilih berlatih bersama tim petinju Ukraina tersebut.
"Usyk dan saya selalu berteman sangat baik, dan kami berbicara setiap kali bertemu. Kami saling menyukai," kata Alvarez.
Dia mengaku tertarik setelah melihat sejumlah video latihan tim Usyk, kemudian meminta kesempatan untuk berlatih bersama mereka di pusat latihan di Gandia, Spanyol.
Alvarez mengapresiasi pendekatan yang diterapkan tim tersebut, terutama dalam aspek kekuatan dan pengondisian fisik yang disesuaikan dengan kebutuhan pelatih kepala Eddy Reynoso.
"Saya mempelajari hal-hal baru dalam latihan kekuatan dan pengondisian fisik. Saya menghargai mereka karena mencurahkan seluruh energi untuk saya dan melakukan semuanya berdasarkan kebutuhan Eddy Reynoso dalam tinju," ujar petinju berusia 36 tahun itu.
Selain meningkatkan kondisi fisik, Canelo Alvarez ingin menghindari pengalaman buruk ketika terakhir kali bertanding di Riyadh pada Mei 2025.
Saat menghadapi William Scull, pertarungan berlangsung sekitar pukul 06.00 waktu setempat, situasi yang menurut Alvarez membuat dirinya merasa tidak nyaman.
Dia mengatakan telah berbicara dengan Turki Alalshikh mengenai jadwal pertandingan mendatang dan berharap tidak bertarung melewati tengah malam atau pukul 01.00.
Alvarez juga menjelaskan bahwa perbedaan waktu antara Gandia dan Riyadh sekitar dua jam.
Menurut dia, tubuh membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan perubahan zona waktu, sehingga kamp latihan di Spanyol dipilih sebagai bagian dari persiapan tersebut.
"Saya mempelajari sistem saraf. Dibutuhkan sekitar 21 hari untuk beradaptasi. Itulah alasan kami datang ke sini," katanya.
Alvarez terakhir kali naik ring pada September 2025 dan kalah dari Terence Crawford di Las Vegas. Kekalahan tersebut menjadi yang ketiga sepanjang karier profesionalnya. Sebulan kemudian, dia menjalani operasi artroskopi pada siku kirinya.
Meski baru mengalami kekalahan dan menjalani pemulihan cedera, Canelo Alvarez tetap menyatakan keyakinannya menjelang duel melawan Mbilli.
"Saya seorang pemenang dan saya pasti akan menang pada 31 Oktober. Itulah alasan saya berada di sini, berlatih dan fokus 100 persen pada pertarungan," ujar Alvarez.
Artikel Tag: Canelo Álvarez, oleksandr usyk, Christian Mbilli