Bubista Puas Tanjung Verde Tahan Imbang Spanyol di Debut Piala Dunia
Bubista tegaskan Tanjung Verde tidak hanya bertahan saat lawan Spanyol di Piala Dunia 2026. (Foto: Marvin Ibo Guengoer - GES Sportfoto/Getty Images)
Berita Piala Dunia: Bubista mengaku puas dengan penampilan Tanjung Verde setelah timnya menahan imbang Spanyol 0-0 pada laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Senin (15/6/2026) malam WIB. Meski terus ditekan sepanjang pertandingan, sang pelatih menegaskan bahwa mengendalikan pertandingan tidak selalu berarti menguasai bola lebih banyak daripada lawan.
Tanjung Verde memang datang ke laga tersebut sebagai tim nonunggulan. Spanyol yang berstatus juara Eropa dan salah satu favorit juara Piala Dunia mendominasi penguasaan bola hampir sepanjang pertandingan. Namun, disiplin pertahanan yang ditunjukkan Tanjung Verde membuat La Roja gagal mencetak gol hingga peluit akhir berbunyi.
"Memang benar Spanyol menguasai bola hampir sepanjang waktu, tetapi mengendalikan pertandingan bukan hanya soal penguasaan bola," kata Bubista kepada wartawan seusai pertandingan. "Kami melakukannya dengan cara yang berbeda. Tentu saja kami ingin memiliki lebih banyak transisi menyerang, tetapi tim Spanyol sangat sulit dihadapi, jadi kami senang dengan hasil ini."
Pelatih berusia 56 tahun itu menjelaskan bahwa sepak bola modern semakin menuntut organisasi pertahanan yang kuat. Menurutnya, banyak pertandingan besar kini ditentukan melalui serangan balik atau situasi bola mati, sehingga tim-tim yang memiliki struktur pertahanan solid tetap mampu bersaing melawan lawan yang lebih kuat.
"Tim-tim saat ini unggul dalam organisasi pertahanan. Dalam Piala Dunia, secara statistik banyak pertandingan dimenangkan melalui transisi atau situasi bola mati. Karena itu kami harus mempersiapkan diri dengan cara seperti ini," ujarnya.
Hasil imbang tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi Tanjung Verde yang untuk pertama kalinya tampil di putaran final Piala Dunia. Bubista menilai format baru dengan 48 peserta memberikan kesempatan lebih besar bagi negara-negara yang sebelumnya sulit menembus panggung sepak bola dunia.
"Sekarang dunia lebih terbuka dan tim-tim kecil memiliki kesempatan lebih besar menghadapi tim-tim besar. Dalam sepak bola, organisasi, keberanian, dan determinasi sangat penting, dan itulah fondasi yang dimiliki tim-tim kecil ketika menghadapi lawan yang lebih kuat," katanya.
Meski telah meraih satu poin berharga melawan Spanyol, Bubista menegaskan timnya belum puas. Ia ingin Tanjung Verde terus menunjukkan kualitas mereka sekaligus memperkenalkan negaranya kepada dunia melalui penampilan di Piala Dunia 2026.
"Kami selalu mengatakan ingin semua orang mengenal negara kami dan tim kami. Kami telah menunjukkan organisasi dan keberanian. Itu mencerminkan karakter negara kami, yakni ketangguhan dan kemampuan untuk mengatasi kesulitan. Kami datang ke sini untuk bersaing di level tertinggi dan akan terus berusaha melewati setiap tantangan yang ada," tutupnya.
Artikel Tag: Spanyol, Piala Dunia 2026