Bos Trackhouse Puji Aprilia: Kami Bukan Hanya Sekadar Tim Satelit
Davide Brivio (Manager Trackhouse) dan Justin Marks (Bos Trackhouse)
Berita MotoGP - Trackhouse Racing tidak ingin dipandang sebagai tim satelit biasa di MotoGP. Pemilik tim, Justin Marks, menilai hubungan erat dengan Aprilia menjadi salah satu kunci di balik peningkatan performa mereka hingga mampu bersaing di barisan depan.
Kemenangan Raul Fernandez di MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone menjadi pencapaian terbesar Trackhouse sejauh musim MotoGP 2026. Hasil tersebut juga memperkuat keyakinan Marks bahwa kerja sama teknis dan organisasi dengan Aprilia berjalan sesuai rencana.
Sejak awal membangun tim di MotoGP, Marks mengaku telah menyampaikan kepada Managing Director Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengenai hubungan yang ingin dibangun kedua tim.
"Saya tidak ingin kami berpikir dalam kerangka tim pabrikan dan tim satelit. Saya ingin dua tim yang bekerja sama seperti rekan setim untuk menempatkan empat motor Aprilia di posisi empat besar dalam setiap balapan," kata Marks seperti dikutip dari Speedweek.
Kerja sama tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari penggunaan perangkat yang sama hingga komunikasi antarkelompok teknisi. Tim ini juga mendapat dukungan komersial dari Aprilia.
Menurut Marks, Rivola memiliki pandangan yang sejalan dengan konsep tersebut. Karena itu, Trackhouse tidak diperlakukan hanya sebagai pelanggan yang membeli motor dari Aprilia.
"Mereka memahami bahwa ini adalah sebuah kemitraan. Kami bukan pelanggan, tetapi partner untuk mencapai kesuksesan bersama," ujarnya.
Hubungan tersebut tetap terjaga meski mereka kini mulai menjadi pesaing langsung tim pabrikan Aprilia. Bahkan setelah kemenangan Fernandez di Silverstone, para anggota kedua tim tetap merayakannya bersama.
Namun Marks mengakui situasinya bisa berbeda jika Trackhouse dan Aprilia harus berhadapan langsung dalam perebutan gelar juara dunia di akhir musim.
"Di lintasan kami adalah rival, tetapi di luar lintasan kami adalah partner," kata Marks.
Marks juga menegaskan keberhasilan tim asal Amerika ini bukan hasil instan. Menurutnya, fondasi tim telah dibangun sejak lebih dari dua tahun lalu dengan menciptakan budaya kerja yang memungkinkan pembalap dan staf berkembang.
Ia bahkan tidak menetapkan kemenangan atau posisi klasemen sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.
"Kami berbicara tentang menjadi relevan. Ada terlalu banyak variabel dalam meraih kemenangan yang tidak bisa kami kendalikan," tutur Marks.
Setelah kemenangan di Silverstone, Marks menilai Trackhouse berada di jalur yang tepat. "Jika musim ini berakhir hari ini, itu sudah menjadi kesuksesan besar," ujarnya.
Artikel Tag: aprilia, MotoGP 2026, Justin Marks, Trackhouse