Kanal

Bos Tech3 Minta Jaminan dari KTM Sebelum Perpanjang Kontrak Tim Satelit

Penulis: Abdi Ardiansyah
30 Mar 2026, 12:02 WIB

Bos Tech3 KTM, Guenther Steiner

Berita MotoGP: Masa depan Tech3 bersama KTM mulai dipertanyakan menjelang musim MotoGP 2027. Bos Tech3, Guenther Steiner, mengisyaratkan bahwa mereka ingin dapat jaminan dari KTM sebelum melakukan perpanjangan kontrak.

Ketidakpastian mulai menyelimuti kerja sama antara tim Tech3 dan KTM menjelang perubahan besar regulasi MotoGP 2027. Bos baru tim ini, Guenther Steiner, secara terbuka mengakui bahwa pihaknya belum siap mengambil keputusan untuk memperpanjang kontrak dengan pabrikan asal Austria tersebut.

Sejak menjalin kemitraan pada 2019, mereka memang menjadi bagian dari proyek KTM di kelas utama.

Namun hasil yang belum konsisten membuat Steiner merasa perlu mengevaluasi arah tim ke depan. Ia menegaskan bahwa bertahan bersama KTM tetap menjadi opsi utama, tetapi harus disertai jaminan yang jelas.

“Kondisi ideal tentu melanjutkan kerja sama dengan partner yang sudah ada. Namun, kami juga harus melihat apa yang ditawarkan pihak lain,” ujar Steiner dalam sebuah wawancara.

Ia menambahkan bahwa timnya membutuhkan kepastian terkait performa motor dan arah pengembangan ke depan.

Menurut Steiner, hasil yang belum maksimal menjadi salah satu alasan utama munculnya keraguan. Mereka dinilai belum mampu bersaing secara konsisten di papan atas, sehingga evaluasi menyeluruh menjadi hal yang tidak bisa dihindari.

Di sisi lain, dinamika pasar MotoGP juga semakin kompleks. Beberapa tim satelit dikabarkan tengah mempertimbangkan pergantian pabrikan, termasuk Gresini Racing yang disebut-sebut membuka peluang berpisah dari Ducati. Situasi ini membuka kemungkinan bagi timnya untuk menjajaki kerja sama baru, baik dengan Ducati maupun Honda.

Meski demikian, Steiner mengakui bahwa waktu menjadi tantangan tersendiri. Ia merasa keputusan penting ini harus diambil dalam waktu yang relatif singkat. “Kalau saya punya waktu enam bulan lagi, tentu akan lebih mudah. Tapi kenyataannya tidak,” ungkapnya.

Perubahan regulasi pada 2027, termasuk penggunaan mesin 850cc dan pembatasan aerodinamika, juga menjadi faktor penting dalam menentukan arah tim. Semua pihak kini berlomba mempersiapkan diri agar tetap kompetitif di era baru MotoGP.

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, masa depan Tech3 masih terbuka lebar. Keputusan akhir akan sangat bergantung pada sejauh mana KTM mampu memberikan keyakinan bahwa proyek mereka layak untuk dilanjutkan.

Artikel Tag: ktm, Guenther Steiner, Tech3, MotoGP 2027

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru