Bos Michelin Soroti Kondisi Aspal Sirkuit Sepang Usai Dipakai Formula 1
Bos Michelin khawatirkan kondisi sirkuit Sepang jelang MotoGP Malaysia 2026 pasca dipakai balapan Formula 1.
Berita MotoGP - Kondisi aspal Sirkuit Sepang menjadi perhatian menjelang MotoGP Malaysia 2026 setelah Formula 1 menggelar balapan di sirkuit teresbut pada awal Oktober. Bos Michelin, Piero Taramasso, menilai sejumlah bagian lintasan berpotensi meningkatkan keausan ban dan memengaruhi jalannya balapan.
Formula 1 kembali menggelar balapan di Malaysia untuk pertama kalinya sejak terakhir kali di tahun 2017. Ajang tersebut berlangsung di Sepang sebagai pengganti Bahrain International Circuit menyusul kekhawatiran terhadap konflik di Timur Tengah.
Namun penggunaan sirkuit tersebut oleh F1 kini menjadi perhatian menjelang kedatangan MotoGP. Taramasso mengungkapkan bahwa kondisi permukaan lintasan berpotensi menambah konsumsi ban, terutama di sejumlah titik yang mengalami kerusakan.
"Kondisi ini bisa menimbulkan masalah karena meningkatkan keausan dan konsumsi ban," ujar Taramasso kepada media, Kamis, melalui laporan GPOne.
Ia juga menjelaskan bahwa sebagian permukaan lintasan di area trek lurus telah melalui proses pengikisan atau milling. Sementara itu, Tikungan 4 dan 12 masih memiliki bagian aspal yang kurang baik.
Situasi tersebut menjadi perhatian Michelin karena pihak sirkuit sebelumnya menjanjikan pengaspalan ulang setelah tes pramusim. Pekerjaan itu direncanakan mencakup area yang cukup luas, khususnya dari Tikungan 5 hingga Tikungan 12.
Michelin lantas menyiapkan tiga spesifikasi ban belakang, satu lebih banyak dibandingkan alokasi normal. Salah satu pilihan tambahan tersebut menggunakan kompon medium yang sebelumnya telah dipakai di Qatar dengan permukaan aspal baru dan di Portimao.
Namun setelah ban diproduksi dan dikirim ke Malaysia, pihak sirkuit menginformasikan bahwa pengaspalan ulang batal dilakukan karena keterbatasan material dan waktu.
Meski demikian, Michelin memutuskan tetap mempertahankan ketiga spesifikasi ban tersebut setelah berdiskusi dengan tim. Dengan begitu, para pembalap memiliki lebih banyak pilihan untuk menyesuaikan strategi dengan kondisi lintasan.
"Karena ban sudah berada di sini, kami memutuskan untuk tetap memasukkannya dalam alokasi," jelas Taramasso.
Kondisi aspal dan tingkat keausan ban pun menjadi faktor tambahan yang perlu diperhitungkan tim sepanjang akhir pekan MotoGP Malaysia 2026.
Artikel Tag: sirkuit sepang, Formula 1, michelin, motogp malaysia