Unai Emery Ukir Rekor 100 Kemenangan Tercepat di Aston Villa
Unai Emery cetak 100 kemenangan tercepat bersama Aston Villa. (Foto: Catherine Steenkeste/Getty Images)
Berita Liga Europa: Unai Emery mencatat tonggak penting dalam kariernya bersama Aston Villa setelah membawa timnya meraih kemenangan atas Lille pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa yang berlangsung Jumat (13/3/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut memastikan Emery mencapai 100 kemenangan bersama klub dalam waktu yang lebih cepat dibanding pelatih lain dalam sejarah Villa.
Pelatih asal Spanyol itu mencapai angka tersebut hanya dalam 181 pertandingan sejak ditunjuk sebagai manajer Aston Villa pada Oktober 2022. Catatan tersebut membuatnya menjadi pelatih tercepat yang mencapai 100 kemenangan dalam sejarah klub.
Keberhasilan itu juga mempertegas pengaruh besar Unai Emery sejak tiba di Villa Park. Di bawah kepemimpinannya, The Villans berkembang menjadi salah satu tim yang kuat baik di kompetisi domestik maupun di panggung Eropa.
Emery yang kini berusia 54 tahun juga memiliki rasio kemenangan terbaik dalam sejarah klub, yakni sekitar 55,2 persen. Angka tersebut menunjukkan konsistensi Aston Villa selama berada di bawah kepemimpinannya.
Dalam periode yang sama, hanya ada dua pelatih Premier League lain yang mampu mencatat lebih banyak kemenangan daripada dirinya. Mereka adalah Pep Guardiola dengan 137 kemenangan dan Mikel Arteta dengan 118 kemenangan.
Meski demikian, Emery tidak terlalu menyoroti pencapaian tersebut setelah pertandingan melawan Lille. Ia lebih memilih fokus pada perkembangan tim dan target yang masih ingin dicapai bersama Aston Villa.
Catatan 100 kemenangan dari 181 pertandingan bahkan melampaui rekor pelatih legendaris Aston Villa, Ron Saunders. Saunders baru mencapai angka 100 kemenangan pada akhir musim 1977/1978, yakni musim keempatnya memimpin klub.
Saunders dikenal sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah Villa. Ia membawa klub promosi dari divisi kedua, memenangkan dua gelar Piala Liga, serta mempersembahkan gelar liga pada musim 1980/1981 setelah penantian selama 71 tahun. Prestasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan kejayaan di kompetisi Eropa pada musim 1981/1982 ketika Villa meraih gelar European Cup.
Pelatih lain yang juga membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai 100 kemenangan adalah Joe Mercer. Ia memimpin Aston Villa antara 1958 hingga 1964 dan baru mencapai kemenangan ke-100 setelah empat setengah tahun menjabat.
Bahkan dalam periode awal sejarah klub, beberapa pelatih membutuhkan jumlah pertandingan yang jauh lebih banyak untuk mencapai pencapaian serupa. George Ramsay yang melatih Villa antara 1884 hingga 1926 membutuhkan 190 pertandingan untuk mencapai 100 kemenangan. Sementara WJ Smith memerlukan 205 pertandingan untuk mencapai angka tersebut pada periode 1926 hingga 1934.
Sebaliknya, Unai Emery mampu mencapai pencapaian tersebut hanya dalam waktu sekitar tiga tahun empat bulan. Perjalanannya menuju tonggak tersebut dimulai dengan kemenangan 3-1 atas Manchester United pada November 2022.
Penunjukan Emery oleh Aston Villa beberapa tahun lalu memang mencerminkan ambisi klub untuk kembali bersaing di kompetisi Eropa. Sejak saat itu, performa tim perlahan meningkat baik di Premier League maupun di kompetisi Eropa.
Saat ini Villa masih berada di posisi empat besar Premier League dan terus berusaha mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Selain itu, menjuarai Liga Europa juga bisa menjadi jalur alternatif bagi The Villans untuk kembali tampil di Liga Champions musim berikutnya.
Kemenangan atas Lille juga datang pada momen penting setelah Aston Villa sempat menjalani periode sulit di kompetisi domestik dengan empat pertandingan tanpa kemenangan.
Artikel Tag: Liga Europa, Aston Villa, Lille, Unai Emery