Tragedi Pekan Kedua Liga Primer: Liverpool Terpuruk
Tragedi Pekan Kedua Liga Primer: Liverpool Terpuruk - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris – Musim baru Liga Primer Inggris masih dalam tahap awal, namun sudah menyajikan berbagai momen menarik. Di puncak klasemen, Chelsea dan Manchester City memulai era baru di bawah manajer Xabi Alonso dan Enzo Maresca dengan gemilang, masing-masing meraih dua kemenangan dari dua pertandingan. Namun, Liverpool di bawah arahan Andoni Iraola hanya berhasil mengumpulkan dua poin setelah dua laga berakhir imbang 2-2.
Sementara itu, Tottenham Hotspur mengalami awal musim yang buruk. Di bawah kepemimpinan Roberto De Zerbi, Spurs kalah telak 3-0 dari Brentford dan 2-0 dari Newcastle. Meski musim panas ini klub menghabiskan lebih dari £350 juta untuk pemain baru seperti Sandro Tonali dan Andy Robertson, hasil buruk ini membayangi semangat optimisme di klub.
Liverpool juga menghadapi tantangan serupa. Jeremie Frimpong, yang didatangkan untuk menggantikan Trent Alexander-Arnold, belum menunjukkan performa yang diharapkan. Dalam pertandingan melawan Nottingham Forest, penampilannya yang tidak konsisten membuat para pendukung frustrasi.
Di sisi lain, Manchester United meraih kemenangan 5-2 atas Ipswich Town. Namun, kemenangan ini lebih banyak berkat kecemerlangan Bruno Fernandes, sementara lini belakang masih menunjukkan kelemahan. Luke Shaw, misalnya, gagal tampil maksimal dan menjadi sorotan setelah dilewati dengan mudah oleh Abdul Fatawu.
Frank Lampard yang kembali ke Liga Primer bersama Coventry City juga menghadapi tekanan. Setelah kalah dari Arsenal, mereka harus puas tanpa poin melawan Hull City. Meski musim lalu Coventry unggul jauh di atas Hull di Championship, kini mereka tertinggal enam poin di klasemen.
Di Everton, Thierno Barry memulai musim dengan baik, mencetak empat gol dalam dua pertandingan pertama. Namun, saat menghadapi Bournemouth, ketidakpastian dalam penyelesaian akhir kembali muncul, meskipun Everton berhasil mencuri satu poin berkat gol James Tarkowski di akhir pertandingan. Performa Barry yang inkonsisten membuat Everton kehilangan kesempatan untuk meraih kemenangan penuh.