Tottenham Pantau Gelandang Parma Disebut Campuran Pogba dan Kante
Mandela Keita
Berita Transfer: Tottenham terus dikaitkan dengan transfer gelandang tengah menjelang bursa musim panas dan salah satunya adalah talenta dari Parma yang berusia 23 tahun, Mandela Keita yang pernah disebut memiliki kemampuan campuran antara Paul Pogba dan N’Golo Kante.
Tottenham dikaitkan dengan transfer gelandang tengah menjelang musim panas, meski telah mendatangkan Conor Gallagher dari Atletico Madrid Januari lalu. Mereka dikabarkan akan melepas Yves Bissouma dengan bebas transfer di akhir musim nanti. Pemain internasional Mali tersebut tidak akan ditawari kontrak baru artinya masa baktinya selama empat tahun akan berakhir Juni nanti.
Selain itu mereka juga akan memulangkan Joao Palhinha ke Bayern Munich, diperparah dengan cedera yang dialami Lucas Bergvall dan Rodrigo Bentancur musim ini menjadikan klub London utara memiliki cukup alasan untuk merekrut seorang gelandang tengah.
Menurut kabar yang dilansir surat kabar asal Italia, Gazzetta dello Sport mengungkapkan Spurs, Aston Villa dan Brighton sedang bersaing dalam perburuan servis gelandang Parma, Mandela Keita. Bahkan The Lilywhites telah mengirimkan pemandu bakat untuk memantau perkembangannya dalam beberapa pekan terakhir.
Setelah berkarier di Antwerp, Mandela Keita yang sempat disebut sebagai campuran Pogba dan Kante pindah ke Italia pada 2024 dan meneruskan perkembangannya di Gialloblu. Musim ini ia telah tampil dalam 29 pertandingan dan menyumbangkan satu assist. Pemain 23 tahun tersebut menikmati kampanye yang kuat di Serie A dan menarik perhatian sejumlah klub Premier League.
Dalam hal itu, Keita sangat cocok. Sebagai gelandang bertahan (nomor 6), pemain internasional Belgia yang baru satu kali membela timnas ini juga bisa bermain sebagai gelandang tengah jika diperlukan. Dinilai tinggi di seluruh benua, pemain berusia 23 tahun ini unggul dalam merebut bola, mendistribusikannya, dan membaca permainan. Kemampuan bertahannya akan melengkapi jangkauan umpan Gray dan kemampuannya untuk memberikan umpan dari lini belakang.
Masih harus dilihat apakah Keita ingin meninggalkan Parma setelah dua musim. Meskipun demikian, tim Serie A tersebut mungkin akan menghadapi tugas berat untuk mempertahankan aset berharga mereka jika lebih banyak klub mulai mengincar tanda tangannya. Karena usia dan potensinya, gelandang Belgia keturunan Guinea ini akan menjadi peningkatan yang jelas dibandingkan Bissouma.
Sebelum The Lilywhites dapat secara konkret mempertimbangkan untuk merekrut Keita, mereka harus memastikan status mereka di kasta tertinggi tetap terjaga.
Artikel Tag: Tottenham, Parma, Mandela Keita