Tottenham Menghadapi Skenario Unik: Menjuarai Liga Champions dan Terdegradasi Sekaligus
Tottenham Menghadapi Skenario Unik: Menjuarai Liga Champions dan Terdegradasi Sekaligus - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris: Tottenham Hotspur saat ini berada dalam posisi unik dan menantang, di mana mereka memiliki kemungkinan untuk terdegradasi ke EFL Championship, namun di sisi lain, mereka masih berpeluang menjuarai Liga Champions.
Situasi yang tampak mustahil ini bakal menjadi yang pertama dalam sejarah jika mereka terkena degradasi dari sepak bola papan atas Inggris sambil mengangkat trofi paling bergengsi di Eropa. Meski tampaknya sukar terjadi, potensi tersebut tetap ada.
Konsistensi di liga domestik tampaknya menjadi masalah utama bagi skuad asuhan Tottenham setelah kekalahan 2-1 di kandang dari Newcastle United mengakibatkan pemecatan Thomas Frank. Kekalahan ini menempatkan Spurs hanya lima poin di atas zona degradasi. Namun, di sisi lain, mereka berhasil menyingkirkan performa buruk itu dengan lolos ke babak 16 besar Liga Champions.
Walaupun mereka menjadi pihak yang tidak diunggulkan untuk meraih gelar juara Eropa, Spurs memiliki peluang sebesar 2,29% untuk melangkah lebih jauh dari pencapaian mereka di tahun 2019. Ini jelas menjadi kabar yang menambah kekhawatiran, mengingat penurunan ke level kedua sepak bola Inggris akan menjadi yang pertama sejak tahun 1977.
Jika skenario tak terbayangkan itu terjadi, Spurs harus menghadapi jadwal pertandingan luar biasa padat dengan 46 laga Championship, ditambah lagi dengan jadwal Piala Carabao, Piala FA, dan fase liga Liga Champions. Peraturan UEFA memastikan pemenang kompetisi elite ini otomatis lolos ke turnamen tahun berikutnya, menjadikan pengaturan jadwal pertandingan Spurs sebagai mimpi buruk bagi pihak penyelenggara.
Jejak yang mendekati skenario ini memang pernah dialami Wigan Athletic dan Birmingham City, yang sempat terdegradasi sembari lolos ke kompetisi Eropa melalui kemenangan Piala FA dan EFL Cup. Namun, situasi ini belum pernah terjadi dalam level ekstrem.
Tottenham sudah menyiapkan diri untuk tantangan berikutnya di Liga Champions, menghadapi lawan-lawan berat di babak 16 besar, termasuk Juventus, Galatasaray, Club Brugge, atau Atletico Madrid. Jika sukses melenggang ke perempat final, kemungkinan besar mereka akan menghadapi PSG, Chelsea, atau Barcelona. Pencapaian ke semifinal membuka peluang bertemu tim tangguh seperti Real Madrid, Manchester City, Arsenal, ataupun Bayern Munich, dengan kemungkinan final bertemu Liverpool asuhan Arne Slot.
Dengan segala potensi dan risiko yang dihadapi, Tottenham Hotspur sedang menapaki jalan tak terbayangkan menuju kejayaan Eropa sekaligus menghindari kejatuhan domestik. Apapun hasil akhirnya, kampanye ini akan tercatat sebagai musim penuh drama bagi para penggemar dan pelaku sepak bola.