Tottenham Ditawari Servis Striker Crystal Palace Jelang Penutupan Bursa
Jean-Philippe Mateta
Berita Transfer: Tottenham dikabarkan menjadi salah satu klub yang dihubungi dan ditawari servis striker yang mencetak 16 gol untuk rival London mereka, Crystal Palace musim lalu, Jean-Philippe Mateta yang sedang menjalani tahun terakhir dalam kontrak terkininya di Selhust Park.
Tottenham kabarnya merupakan salah satu dari dua klub yang dihubungi oleh agen Jean-Philippe Mateta terkait transfer. Klub London utara di saat yang sama sedang mencari tambahan opsi di lini serang mereka musim panas ini.
Omar Marmoush dan Savinho kabarnya siap bergabung di Hotspur Way yang tentunya menjadi opsi tambahan di lini serang mereka. Meski demikian aktifitas mereka di bursa belum berakhir karena masih mengusahakan transfer Cody Gakpo.
Sementara itu, terus muncul kabar bahwa kiprah Richarlison di N17 bisa saja berakhir sebelum 1 September, dan The Lilywhites kini memiliki peluang untuk menggantikan pemain asal Brasil tersebut dengan penyerang berpengalaman lainnya.
TEAMtalk kini mengungkapkan bahwa perwakilan Jean-Philippe Mateta telah menghubungi Spurs serta klub Liga Premier lainnya terkait kemungkinan transfer di saat-saat terakhir. Pemain berusia 29 tahun itu telah memasuki tahun terakhir kontraknya di Crystal Palace dan bertekad untuk hengkang sebelum jendela transfer ditutup.
Mengingat The Lilywhites sudah lama meminati Mateta dan Man United juga sedang menjajaki opsi untuk lini depan, pihak Mateta telah menghubungi kedua klub tersebut. Terungkap pula bahwa pemain internasional Prancis itu sempat mengajukan keberatan kepada komite arbitrase Liga Premier dan kemudian ke FIFA setelah Palace mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak selama satu tahun, yang awalnya dijadwalkan berakhir pada musim panas ini.
Mateta melawatkan dua peluang emas saat Crystal Palace dikalahkan Everton 2-0 di laga pembuka musim ini dan agennya kini sedang bekerja keras untuk mengusahakan transfernya jelang penutupan bursa. Di saat yang sama meski situasi kontrak eks bintang Mainz dan juga keinginannya untuk hengkang, Palace bersikeras untuk tidak melepasnya di delapan hari terakhir bursa.
Tim asuhan Pierre Sage telah memberi tahu Mateta bahwa mereka siap mengambil risiko kehilangan sang pemain dengan status bebas transfer musim panas mendatang. Sumber-sumber yang mengetahui situasi ini menegaskan bahwa, sama seperti kasus Marc Guehi musim panas lalu, Palace tidak keberatan jika pemain asal Prancis itu menjalani tahun terakhir kontraknya, kecuali ada tawaran di saat-saat terakhir yang mereka anggap layak. Namun, situs web tersebut tidak menyebutkan tawaran seperti apa yang diperlukan agar pihak Eagles mengubah pendirian dan melepas Mateta pada hari-hari terakhir jendela transfer.
Artikel Tag: Crystal Palace, Tottenham, Jean-Philippe Mateta