Timnas Iran Kantongi Visa AS Jelang Piala Dunia 2026
Timnas Iran akhirnya mendapat visa untuk tampil di Piala Dunia 2026. (Foto: Dogukan Keskinkilic/Anadolu via Getty Images)
Berita Piala Dunia: Timnas Iran mendapat kabar penting menjelang dimulainya Piala Dunia 2026 setelah para pemain mereka akhirnya memperoleh visa untuk memasuki Amerika Serikat. Kepastian tersebut datang hanya sekitar 10 hari sebelum laga pertama Iran di fase grup dan di tengah hubungan yang masih tegang antara kedua negara.
Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Selandia Baru, dan Mesir. Mereka dijadwalkan memulai perjalanan di turnamen dengan menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni waktu setempat di Los Angeles sebelum bertemu Belgia dan Mesir pada pertandingan berikutnya.
Kepastian visa bagi para pemain menjadi perkembangan penting setelah sebelumnya muncul kekhawatiran mengenai proses administrasi yang belum selesai. Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh, bahkan mengungkapkan pada Kamis bahwa skuad masih belum menerima dokumen yang dibutuhkan untuk memasuki Amerika Serikat.
Namun situasi berubah dalam waktu singkat. Seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi kepada Reuters bahwa visa untuk para pemain Iran telah disetujui pada malam harinya sehingga membuka jalan bagi tim untuk berpartisipasi dalam turnamen sesuai jadwal.
Meski demikian, persoalan belum sepenuhnya selesai. Kantor berita semi-resmi Fars melaporkan bahwa beberapa anggota staf teknis dan administrasi tim nasional Iran masih belum mendapatkan visa untuk memasuki Amerika Serikat.
"Visa untuk beberapa anggota staf teknis dan eksekutif tim nasional belum diterbitkan, dan kedutaan Amerika Serikat sejauh ini masih menolak mengeluarkannya," tulis laporan Fars tanpa menyebutkan sumber informasi tersebut.
Masalah visa turut memengaruhi persiapan timnas Iran menjelang turnamen. Pemerintah Iran memutuskan memindahkan markas tim dari Arizona ke Tijuana di Meksiko setelah muncul berbagai kendala administratif dan meningkatnya keinginan untuk meminimalkan keberadaan skuad di wilayah Amerika Serikat selama kompetisi berlangsung.
Timnas Iran dijadwalkan tiba di Tijuana pada Ahad (7/6/2026) sebelum melakukan perjalanan menuju lokasi pertandingan. Situasi ini menjadikan Piala Dunia 2026 memiliki dimensi yang lebih luas daripada sekadar olahraga, mengingat hubungan politik dan militer yang masih berlangsung antara kedua negara.
Pasandideh menilai keikutsertaan Iran dalam turnamen justru menunjukkan keinginan negaranya untuk tetap membuka ruang perdamaian di tengah konflik yang belum terselesaikan.
"Partisipasi Iran di Piala Dunia, bahkan di wilayah yang dianggap sebagai musuhnya, menunjukkan bahwa Iran menginginkan perdamaian," ujar Pasandideh kepada Reuters melalui penerjemah bahasa Spanyol di Kedutaan Besar Iran di Mexico City.
Dengan persoalan visa pemain yang akhirnya terselesaikan, fokus Iran kini beralih ke persiapan di lapangan. Mereka berharap dapat memanfaatkan kesempatan tampil di Piala Dunia untuk mencatat hasil positif sekaligus membawa perhatian kembali ke sepak bola di tengah situasi politik yang kompleks.
Artikel Tag: Piala Dunia 2026, Timnas Iran