Tim Kultus Terbaik Sepanjang Sejarah Premier League: Daftar Peringkat
Tim Kultus Terbaik Sepanjang Sejarah Premier League: Daftar Peringkat - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris – Liga Premier dikenal tak hanya karena kualitas sepakbolanya, tetapi juga daya tarik yang muncul dari tingkat persaingan yang ketat. Meski Manchester City dengan Centurions-nya dan Arsenal dengan Invincibles-nya mencatat sejarah, banyak penggemar mengingat tim-tim yang menghibur dengan pemain unik, taktik tidak biasa, serta momen dan gol luar biasa.
Tim-tim ini mungkin tidak bersaing untuk gelar liga, namun mereka meninggalkan jejak yang tak terlupakan. Beberapa mengalahkan tim besar di kandang, memenangkan piala, dan bahkan berkiprah di kompetisi Eropa.
Middlesbrough (1995-97) di bawah Bryan Robson diperkuat oleh Juninho yang menakjubkan, serta Fabrizio Ravanelli dan Emerson. Ravanelli mencetak hattrick debut melawan Liverpool, sementara Juninho terus memukau hingga mereka mencapai dua final domestik, meski akhirnya terdegradasi setelah pengurangan tiga poin.
Blackburn Rovers (2004–08) dibentuk oleh Mark Hughes menjadi tim yang sulit ditebak dan sering mencetak gol spektakuler. Tugay dan Morten Gamst Pedersen dikenal dengan tendangan keras mereka, sementara Ryan Nelsen dan Christopher Samba menjaga lini belakang. Tim ini mencapai posisi keenam pada musim 2005-06 dan tiga kali ke semi-final piala.
Wigan Athletic (2005–13) mengejutkan dengan mencapai final Piala Liga 2006. Di bawah Roberto Martínez, mereka bertahan di liga hingga 2013 ketika Ben Watson mencetak gol kemenangan di final Piala FA melawan Man City, namun terdegradasi beberapa hari kemudian.
Fulham (2007–11) di bawah Roy Hodgson menghindari degradasi dan mencapai final Eropa. Bobby Zamora, Damien Duff, dan Brede Hangeland memimpin perjalanan mereka di Liga Europa, dengan kemenangan terkenal atas Juventus.
Swansea City (2011–14) membawa gaya permainan unik saat promosi. Di bawah Brendan Rodgers dan Michael Laudrup, mereka memenangkan Piala Liga 2013 dengan Michu sebagai bintang.
Portsmouth (2003–08) di bawah Harry Redknapp memenangkan Piala FA dengan gol Kanu melawan Cardiff City. Tim ini dikenal dengan pemain bintang seperti David James dan Jermain Defoe.
Wolves (2018–21) dengan pelatih Nuno Espírito Santo menampilkan bakat Portugal seperti Rúben Neves dan João Moutinho. Mereka mencapai semifinal Piala FA 2019 dan perempat final Liga Europa.
Stoke City (2008–13) di bawah Tony Pulis mengubah Stadion Britannia menjadi benteng dengan lemparan jauh Rory Delap yang mematikan.
Wimbledon (1992–2000) dikenal dengan gaya sepakbola langsung dan karakter uniknya seperti Vinnie Jones. Meski terdegradasi pada 2000, mereka tetap menjadi tim yang dikenang.
Leeds United (1999–2002) dengan David O’Leary menampilkan pemain muda berbakat seperti Harry Kewell dan Alan Smith. Mereka mencapai semifinal Liga Champions pada 2000-01 sebelum akhirnya mengalami krisis finansial.
Artikel Tag: Roy Hodgson, Harry Redknapp, Bryan Robson, Juninho, Nuno Espirito Santo