Kanal

Tijjani Reijnders Akui Uang Jadi Alasan Hijrah ke Al-Qadsiah

Penulis: Fery Andriyansyah
23 Sep 2026, 14:50 WIB

Tijjani Reijnders akui faktor finansial jadi alasan utama tinggalkan Manchester City demi Al-Qadsiah. (Foto: Stefan Koops/EYE4IMAGES/NurPhoto via Getty Images)

Berita Sepak Bola: Gelandang asal Belanda, Tijjani Reijnders, secara terbuka mengungkapkan alasannya memilih meninggalkan Manchester City demi bergabung dengan klub Saudi Pro League, Al-Qadsiah. Pemain berusia 28 tahun tersebut mengakui bahwa tawaran finansial yang sangat besar menjadi alasan utama di balik keputusannya.

Tijjani Reijnders mendarat di Etihad Stadium pada Juni 2025 dari AC Milan dengan nilai transfer 47 juta poundsterling. Bersama Manchester City, ia mencatatkan 47 penampilan di seluruh kompetisi dengan mengemas tujuh gol serta delapan assist sebelum akhirnya dilepas klub.

Meski tampil cukup produktif, posisi Reijnders lebih sering menjadi pilihan rotasi ketimbang pemain inti dalam laga-laga krusial. Manchester City pun bersedia melepas sang gelandang setelah Al-Qadsiah menyetujui nilai transfer sebesar 52 juta poundsterling pada bursa transfer.

Sejumlah klub top Eropa seperti Juventus, Newcastle United, dan Atletico Madrid sebenarnya sempat menunjukkan minat untuk memboyong Reijnders. Namun, tidak ada satu pun dari klub tersebut yang mampu menyamai nilai penawaran fantastis yang disodorkan oleh pihak Al-Qadsiah.

Berbicara kepada media Belanda, Reijnders menegaskan tidak ingin berpura-pura dan memilih jujur terkait motivasi utamanya pindah. Ia merasa tawaran gaji yang disodorkan Al-Qadsiah sangat mustahil untuk ditolak oleh pesepak bola mana pun dalam posisi tersebut.

"Setelah karier saya, saya tidak ingin harus bekerja lagi. Gaji yang ditawarkan di sana… bagaimana Anda bisa menolak tawaran seperti itu, baik sebagai pemain maupun sebagai manusia? Kita semua bisa duduk di sini dan bersikap moralis lalu berkata, 'Saya tidak akan melakukan itu.' Namun saya pikir kebanyakan orang akan mengatakan ya untuk jumlah seperti itu," ujar Reijnders.

Ia menambahkan bahwa jaminan finansial jangka panjang untuk keluarganya menjadi pertimbangan utama. Lewat kontrak berdurasi lima tahun senilai total 85 juta poundsterling, Reijnders merasa masa depan finansial hingga anak cucunya sudah sangat terjamin secara pasti.

"Saya memilih keamanan. Saya tidak akan berbohong tentang itu. Dengan menandatangani kontrak ini, saya bisa memastikan bahwa bahkan cucu-cucu saya akan terjamin secara finansial—jadi mengapa saya tidak melakukannya?" lanjut Reijnders mengenai keputusannya tersebut.

Artikel Tag: Manchester City, Tijjani Reijnders, Al-Qadsiah

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru