Thomas Frank Dapat Pekerjaan Baru Usai Dipecat Tottenham
Thomas Frank akan kembali muncul di Piala Dunia 2026. (Foto: Steve Bardens/Getty Images)
Berita Sepak Bola: Thomas Frank akhirnya dikabarkan siap kembali muncul di publik sepak bola beberapa bulan setelah dipecat Tottenham Hotspur. Namun, mantan pelatih asal Denmark itu tidak akan kembali ke pinggir lapangan dalam waktu dekat dan justru disebut akan menjalani peran baru di layar televisi.
Thomas Frank menjadi pelatih pertama Tottenham pada musim ini setelah menggantikan Ange Postecoglou musim panas lalu. Akan tetapi, performa buruk Spurs yang terus merosot hingga mendekati zona degradasi membuat manajemen memutuskan memecatnya pada Februari.
Setelah kepergian Frank, Tottenham sempat menunjuk Igor Tudor sebelum akhirnya memberikan kursi pelatih kepada Roberto De Zerbi. Namun, kondisi klub belum sepenuhnya membaik dan Spurs masih terlibat dalam persaingan menghindari degradasi Premier League.
Menurut laporan The Guardian, Frank kini akan bergabung dengan BBC Sport sebagai pundit untuk liputan Piala Dunia 2026 musim panas ini. Keputusan itu membuatnya mengikuti jejak Ange Postecoglou yang juga akan tampil sebagai analis pertandingan bersama ITV selama turnamen berlangsung.
Hak siar Piala Dunia memang dibagi antara BBC dan ITV. BBC akan menjalankan siaran mereka dari Salford, sementara ITV berbasis di New York selama kompetisi berlangsung.
Sejak meninggalkan Tottenham, Frank belum pernah berbicara secara terbuka mengenai pemecatannya. Ia disebut memilih menikmati waktu bersama keluarga dan menjauh sejenak dari tekanan dunia sepak bola.
Dalam pernyataan kepada media bulan lalu, agen Frank, Allan Bak, mengatakan kliennya memang sengaja mengambil waktu istirahat sebelum menentukan langkah berikutnya dalam karier kepelatihannya. “Ia sedang menikmati waktunya bersama keluarga dan teman-teman. Ia memutuskan untuk berhenti sejenak dan bersantai,” ujar Bak.
Sementara itu, Postecoglou tetap aktif memberikan komentar mengenai situasi Tottenham meski belum kembali melatih klub lain. Dalam wawancara dengan radio Australia pada Maret lalu, ia mengaku sedih melihat mantan klubnya kesulitan keluar dari tekanan di papan bawah klasemen.
“Melihat Tottenham kesulitan tidak mudah bagi saya dan jelas bukan seperti yang saya bayangkan. Mereka berada dalam pertarungan besar dan punya kualitas untuk keluar dari situasi ini,” kata Postecoglou.
Artikel Tag: Tottenham, Piala Dunia 2026, Thomas Frank