Terpuruk di Liga Champions, Juventus dan Inter Milan Dikritik Fabio Capello
Juventus dan Inter Milan (Image: Juventus)
Berita Liga Italia: Fabio Capello mengutarakan kekecewaannya terhadap kiprah tim-tim Italia di Liga Champions, termasuk Juventus dan Inter Milan, yang sama-sama menderita kekalahan.
I Bianconeri bertandang ke Rams Park untuk menghadapi Galatasaray dalam laga leg pertama playoff babak 16 besar Liga Champions, Rabu (18/2) dini hari WIB dengan tekad untuk kembali ke jalur kemenangan setelah kalah 2-3 dari Inter Milan.
Juventus sempat tertinggal di menit ke-15 akibat gol Gabriel Sala, namun mampu membalikkan keadaan melalui dwigol Teun Koopmeiners.
Sayangnya, situasi berbalik di babak kedua, dengan dwigol Noa Lang berperan penting diikuti masing-masing satu gol dari Davinson Sanchez dan Sacha Boey. Kartu merah Juan Cabal juga semakin menambah kesulitan untuk tim asuhan Luciano Spalletti yang kandas dengan skor 2-5.
Kemudian, pada Kamis (19/2) dini hari WIB, Inter Milan juga menderita kekalahan dengan skor 1-3 dari Bodo/Glimt, selagi Borussia Dortmund mengalahkan Atalanta dengan skor 2-0.
Italia terancam tanpa wakil di babak 16 besar Liga Champions, dan Fabio Capello mengutarakan kekecewaannya, terutama terhadap Inter.
"Sejujurnya, saya mengharapkan lebih banyak dari Nerazzurri. Tim Norwegia mengejutkan saya karena mereka bermain sepak bola seolah-olah sedang pertandingan lima lawan lima. Mari kita tambahkan juga bahwa di lapangan ini, olahraga lain sedang dimainkan," kata Capello kepada Sky
"Mereka [Inter] sangat kesulitan, mereka memiliki sedikit peluang mencetak gol karena lawan mereka merebut bola kembali dan sangat cepat dalam serangan balik, dengan tempo yang lebih cepat daripada Nerazzurri.
"Kami tidak pernah melihat satu pun permainan, peluang, atau satu pun umpan dari Lautaro dan rekan-rekan setimnya. Sejujurnya, saya mengharapkan lebih banyak perhatian dari tim Chivu.
"Saya pikir mereka masih bisa menebusnya di leg kedua, mengingat San Siro adalah lapangan yang berbeda dan mereka akan memiliki penguasaan bola yang lebih mudah."
Namun, secara keseluruhan, dia juga kecewa dengan Juventus yang kebobolan lima gol, dengan menyoroti dampak dari Derby d'Italia pada akhir pekan lalu.
"Dua tim yang menjadi pusat kekacauan media akhir-akhir ini, Inter dan Juventus, kebobolan delapan gol di leg pertama babak play-off," kata Capello soal Juve dan Inter.
"Saya melihat bahwa kedua tim tersebut kurang memiliki tekad yang dibutuhkan dalam pertandingan Liga Champions; mereka hanya berada di lapangan."
Artikel Tag: liga champions, Juventus, Inter Milan, Fabio Capello