Tak Selalu Menyerang, Luciano Spalletti Sebut Juventus Bisa Main Bertahan
Pelatih Juventus Luciano Spalletti (Image: Juventus)
Berita Liga Italia: Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menekankan bahwa dirinya tidak selalu memaksa permainan menyerang di Bianconeri, karena pertahanan yang tangguh juga penting.
I Bianconeri berada dalam kepercayaan diri tinggi setelah berhasil mengalahkan Cremonese dengan skor telak 5-0 di lanjutan Serie A awal pekan ini.
Gol-gol dari Gleison Bremer, Jonathan David, Kenan Yildiz, Weston McKennie, dan satu gol bunuh diri dari Filippo Terracciano sempat membuat Juventus naik ke peringkat ketiga klasemen Serie A, sebelum digeser Napoli yang mendapatkan tambahan satu poin dari partai tundanya.
Tim asuhan Luciano Spalletti kini sedang bersiap untuk kembali ke lapangan dengan melawat ke Unipol Domus untuk menghadapi Cagliari pada Minggu (18/1) dini hari WIB.
Sejak tiba di Juve, Spalletti seakan telah mengubah permainan Si Nyonya Tua, karena rekam jejaknya sebagai pelatih dengan permainan atraktif.
Juve dikenal dengan permainan bertahannya selama bertahun-tahun di bawah asuhan Massimiliano Allegri, namun Spalletti menekankan bahwa bermain bertahan juga sama pentingnya.
"Anda perlu memiliki keseimbangan pertahanan, jumlah pemain yang tepat untuk mencegah kehilangan bola. Saya menyukai keduanya; Anda harus terbuka terhadap kedua teori, kedua strategi," kata Spalletti, dilansir dari Ilbianconero.
"Bertahan dan menyerang juga berisiko dalam permainan saat ini, dan menjadi sedikit lebih mudah dilakukan. Yang lainnya menjadi lebih sulit, tetapi juga merangsang dan indah untuk ditonton, lebih internasional," tambahnya.
"Ketika Anda bermain melawan tim-tim kuat, ada banyak yang akan mencekik Anda dan meneriaki Anda. Saya tidak merasa terbiasa mengejar salah satu atau yang lainnya."
Artikel Tag: Luciano Spalletti, Juventus