Kanal

Survei: 75% Penggemar Premier League Tolak VAR, Liga Berikan Pernyataan Resmi

Penulis: Hardy D
31 Mar 2026, 18:27 WIB

Survei: 75% Penggemar Premier League Tolak VAR, Liga Berikan Pernyataan Resmi - sumber: (givemesport)

Berita Liga Inggris – Sebuah laporan menunjukkan bahwa 75% penggemar Liga Inggris menentang penggunaan VAR (Video Assistant Referee), mendorong Premier League untuk mengeluarkan pernyataan terkait. Teknologi ini diperkenalkan pada 2019 dengan harapan bisa mengurangi kesalahan wasit dan meningkatkan kualitas pertandingan. Namun, harapan tersebut tidak sepenuhnya terwujud karena kontroversi terus muncul setiap minggunya.

Asosiasi Pendukung Sepak Bola (FSA) melakukan survei yang melibatkan hampir 8.000 penggemar dari 20 klub Liga Inggris musim ini. Hasilnya menunjukkan bahwa 75% dari mereka tidak setuju dengan penggunaan VAR. Lebih lanjut, 90% responden merasa teknologi tersebut tidak memperbaiki pengalaman saat hari pertandingan, sementara 91% berpendapat VAR merusak spontanitas selebrasi gol. Sebanyak 94% penggemar juga tidak setuju bahwa VAR membuat menonton sepak bola di televisi menjadi lebih menyenangkan.

Manajer jaringan FSA, Thomas Concannon, mengungkapkan kepada BBC bahwa hasil survei tersebut mencerminkan keinginan mayoritas penggemar untuk menghapus VAR. Dia menyoroti keluhan tentang waktu yang dibutuhkan, akurasi, dan hilangnya spontanitas dalam momen-momen penting pertandingan. Concannon menambahkan bahwa meskipun klub dan liga berusaha memastikan keputusan yang tepat karena faktor finansial, keputusan yang terlalu ketat seperti offside karena rambut dapat mengecewakan penggemar.

Concannon mendesak Liga Inggris untuk mendengarkan suara para penggemar dan melakukan perubahan pada teknologi VAR. Dia menegaskan pentingnya memperhatikan kekhawatiran penggemar, mengingat mereka adalah inti dari dunia sepak bola.

Menanggapi hasil survei ini, Premier League menyatakan pentingnya meminimalkan dampak VAR terhadap pengalaman penonton. Mereka mengakui bahwa meskipun banyak penggemar mendukung keberadaan VAR, ada kebutuhan untuk memperbaiki penggunaannya. Namun, pernyataan ini menuai kritik di media sosial, dengan banyak penggemar merasa respons tersebut tidak sejalan dengan kenyataan yang ada.

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru