Kanal

Suning Group Berhak Dapat Untung dari Oaktree Capital, Tapi Jalannya Terjal

Penulis: Uphit Kratos
06 Jul 2026, 05:55 WIB

Suning Group

Berita Liga Italia: Pengacara Michele La Francesca ungkap kontrak Suning Group dan Oaktree Capital. Perusahaan China itu berhak atas nilai Inter Milan, namun jalurnya sulit.

Isu sengketa hukum antara mantan pemilik Inter Milan, Suning Group, dengan pemilik saat ini, Oaktree Capital, kembali mencuat. Kabar ini berpusat pada perhitungan nilai klub saat terjadi pengambilalihan pada Mei 2024 lalu.

Seorang pengacara yang ahli dalam bidangnya pun angkat bicara memberikan pandangan berdasarkan dokumen kontrak resmi.

Michele La Francesca, pengacara yang mengaku telah mempelajari secara mendalam kontrak pengambilalihan tersebut, memberikan analisisnya. Menurutnya, ada satu fakta penting yang perlu diluruskan dari semua spekulasi yang beredar.

"Terlepas dari berbagai isu, kontrak menawarkan beberapa elemen hukum yang sangat jelas. Kelebihan tersebut secara kontraktual diperuntukkan untuk dikembalikan kepada Suning," ujar La Francesca.

Namun disinilah letak masalahnya. La Francesca menilai bahwa jika memang ada sengketa, kemungkinan besar bukan mengenai hak Suning untuk menerima uang tersebut, melainkan soal angka pastinya.

Kontrak secara tegas menyatakan bahwa nilai wajar pasar ditentukan oleh penilai independen yang ditunjuk oleh "Security Agent" dan penilaiannya bersifat mengikat.

"Tidak cukup hanya dengan menghasilkan penilaian yang berbeda. Untuk batalkan penilaian tersebut, Suning harus bisa membuktikan adanya kesalahan nyata dalam data, metode penilaian, atau bahkan ketidakindependenan dari penilai itu sendiri.”

Hal inilah yang membuat La Francesca menyimpulkan bahwa jalan bagi Suning untuk memenangkan sengketa ini terlihat sangat rumit, dan mungkin pada akhirnya akan diabaikan oleh perusahaan milik keluarga Zhang tersebut.

Artikel Tag: Inter Milan, Suning Group, Oaktree Capital

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru