Simon Kjaer: Memenangkan Scudetto Bersama AC Milan Bikin Merinding
Simon Kjaer
Berita Liga Italia: Simon Kjaer mengenang momen terbaik dalam karirnya bersama AC Milan. Mantan bek itu menyebut Scudetto 2022 sebagai salah satu hari terbaik dalam hidupnya.
Dalam skuad juara Rossoneri, nama Simon Kjaer memang jarang disebut paling depan. Theo Hernandez, Rafael Leao, dan Sandro Tonali selalu jadi sorotan utama. Tapi kontribusinya tidak bisa dilupakan begitu saja.
Musim itu Kjaer mencatatkan lebih dari 800 menit dalam 15 pertandingan pertama. Ia adalah tembok kokoh di jantung pertahanan. Sayangnya, pada Desember 2021, lututnya robek. ACL-nya putus dan ia tidak bermain satu menit pun untuk Milan.
Cedera itu praktis mengakhiri karirnya di papan atas. Di usia 30-an, kembali ke level tertinggi setelah cedera separah itu hampir mustahil. Momentum hilang dan pemulihan memakan waktu sangat lama.
Meski begitu, Kjaer tidak pernah melupakan musim itu dengan rasa pahit. Dalam wawancara dengan Milan Vibes, ia justru mengenangnya sebagai puncak karirnya.
"Memenangkan Scudetto? Itu membuat saya merinding. Itu adalah salah satu hari terbaik dalam hidup saya, emosi yang akan tinggal bersama saya selamanya. AC Milan adalah mimpi, Scudetto adalah mimpi," ujarnya.
"Saya tumbuh dengan hasrat untuk sepak bola: saya mulai pada usia empat tahun, berhenti sebentar, lalu mulai lagi pada usia enam tahun. Saya bersenang-senang, lalu itu menjadi mimpi. Sepak bola adalah cinta pertama saya, setelah ibu dan ayah saya."
"Saya tidak ingin mengerjakan PR. Saya ingin menjadi pesepak bola, sebuah mimpi yang memungkinkan saya menemukan semua hal positif dalam hidup saya.
Artikel Tag: AC Milan, Liga Italia, simon kjaer