Sergej Barbarez Siapkan Bosnia Bermain Menyerang Lawan Qatar
Sergej Barbarez yakin Bosnia dan Herzegovina masih punya peluang lolos. (Foto: Patrick T. Fallon / AFP via Getty Images)
Berita Piala Dunia: Sergej Barbarez menegaskan Bosnia dan Herzegovina akan mengusung pendekatan lebih menyerang saat menghadapi Qatar pada Kamis (25/6/2026) dini hari WIB dalam laga terakhir Grup B Piala Dunia 2026. Ia menyadari hanya kemenangan yang dapat menjaga peluang timnya untuk melaju ke babak 32 besar.
Sergej Barbarez dan anak asuhnya berada dalam situasi sulit setelah meraih satu poin dari dua pertandingan pertama. Mereka bermain imbang melawan Kanada sebelum mengalami kekalahan telak dari Swiss, sehingga membuat laga melawan Qatar menjadi pertandingan hidup-mati.
Menghadapi tekanan tersebut, Barbarez menegaskan Bosnia dan Herzegovina tidak akan mengubah identitas permainan mereka. Menurutnya, timnya tidak pernah bermain dengan tujuan bertahan sepanjang pertandingan, terlebih ketika kemenangan menjadi kebutuhan utama.
"Bagi kami, tidak pernah menjadi tujuan untuk bertahan selama 90 menit. Selalu ada fase dalam pertandingan ketika Anda membiarkan lawan bermain. Namun ini tidak akan menjadi pertandingan yang hanya berisi bola-bola panjang dan bertahan. Ini akan menjadi laga antara dua tim yang sama-sama berjuang untuk menang," ujar Barbarez kepada wartawan.
Atmosfer pertandingan diperkirakan akan berlangsung meriah dengan dukungan besar dari kedua kubu suporter. Pendukung Bosnia dan Herzegovina telah terlihat memenuhi Seattle dalam beberapa hari terakhir, sementara Qatar juga diperkirakan membawa jumlah suporter yang tidak sedikit.
Di lapangan, Bosnia dan Herzegovina memang lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan. Jika berhasil mengamankan tiga poin, mereka berpeluang besar melaju ke babak 32 besar dan berpotensi menghadapi tuan rumah bersama Amerika Serikat pada fase gugur.
Meski demikian, Barbarez menolak menganggap Qatar sebagai lawan yang lebih lemah. Ia justru mengingatkan para pemainnya agar tidak terlena oleh status favorit yang disematkan banyak pihak menjelang pertandingan.
Mengomentari status unggulan tersebut, Barbarez mengatakan, "Apakah kami difavoritkan atau tidak untuk memenangkan pertandingan, itu tidak akan mengubah pendekatan kami. Jika melihat peringkat FIFA, justru Qatar yang seharusnya menjadi favorit. Mereka memiliki peringkat yang lebih baik daripada kami, jadi kami harus tetap waspada."
Pengalaman tampil pada Piala Dunia 2014 juga menjadi bekal penting bagi Bosnia dan Herzegovina dalam menghadapi tekanan pertandingan penentuan. Mereka berharap dapat memperbaiki pencapaian sebelumnya yang berakhir dengan kegagalan lolos dari fase grup.
Menjelang pertandingan yang menentukan nasib timnya, Barbarez menegaskan bahwa kualitas pemain saja tidak selalu menjamin kemenangan. Ia percaya faktor performa dan mentalitas sering kali menjadi pembeda dalam pertandingan besar.
Mengakhiri komentarnya, Sergej Barbarez berkata, "Terkadang performa mampu mengalahkan kualitas. Itulah yang harus kami pahami dan kami tunjukkan di lapangan."
Artikel Tag: Qatar, Piala Dunia, bosnia, Piala Dunia 2026