Ronald Koeman Ungkap Alasan Main dengan Formasi 4-2-3-1 di Barcelona
Ronald Koeman mengubah sistem permainan Barcelona menjadi 4-2-3-1 (Image: Getty)
Berita Liga Spanyol: Pelatih baru Barcelona, Ronald Koeman, mengakui bahwa dirinya harus memaksimalkan formasi 4-2-3-1 karena dia tidak memiliki pemain sayap di timnya.
La Blaugrana terbiasa bermain dengan formasi 4-3-3 bersama berbagai pelatih, namun harus beralih kepada formasi 4-2-3-1 setelah Koeman datang pada bulan Agustus lalu.
Itu merupakan sistem yang familiar dengan yang digunakan oleh Koeman di klub-klubnya terdahulu, seperti Everton dan Southampton, serta juga di timnas Belanda.
Bagi Barcelona, perubahan yang paling terasa ada di struktur lini serangnya dan juga dengan dua orang gelandang yang menjadi jangkar untuk permainan tim.
Namun demikian, Ronald Koeman meyangkal bahwa formasi ini digunakan untuk menerapkan sistemnya yang sudah pakem, melainkan karena Barca kekurangan pemain sayap.
"Sebagai pelatih, saya tentu memiliki kecenderungan sistem. Mengapa bermain dengan sistem melebar jika kami tak punya pemain sayap dalam tim? Dalam opini saya, 4-2-3-1 adalah sistem yang sempurna bagi tim ini mengingat kualitas dari para pemainnya," kata Koeman kepada Diario AS tentang penerapan sistem bermainnya.
Barca tidak mampu membeli banyak nama besar pada musim panas ini karena keterbatasan keuangan, namun masih sanggup merekrut Sergino Dest dan Miralem Pjanic, plus dua orang pemain yang direkrut dari musim lalu, yaitu Francisco Trincao dan Pedri.
Philippe Coutinho juga kembali dari masa pinjamannya bersama Bayern Munich, dan Koeman mengaku cukup puas dengan tim yang dimilikinya sekarang.
"Tim baik saja, saya puas dengan skuat yang kami miliki. Kami telah mencoba untuk meningkatkannya, namun begitulah situasi finansial klub. Kami harus menerimanya dan bekerja keras," pungkasnya.
Artikel Tag: Barcelona, Ronald Koeman