Romeo Lavia Tegaskan Masih Percaya Proyek Chelsea
Romeo Lavia siap tinggalkan Chelsea jika hilang keyakinan. (Foto: Getty Images)
Berita Liga Inggris: Romeo Lavia kembali berbicara soal masa depannya di Chelsea menjelang final Piala FA melawan Manchester City pada Sabtu (16/5/2026) malam WIB. Gelandang asal Belgia itu diperkirakan masuk skuad The Blues di Wembley meski kemungkinan besar memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Sejak direkrut dari Southampton, perjalanan Romeo Lavia di Stamford Bridge tidak berjalan mudah. Cedera berkepanjangan membuat pemain berusia 22 tahun tersebut baru mencatatkan 43 penampilan di semua kompetisi dalam hampir tiga musim terakhir bersama Chelsea.
Meski kontraknya masih berlaku hingga 2030, proyek Chelsea di bawah kepemilikan BlueCo terus mendapat sorotan karena strategi mereka merekrut banyak pemain muda belum sepenuhnya menghasilkan kesuksesan instan. Namun, Lavia justru menegaskan dirinya masih memiliki keyakinan besar terhadap arah klub saat ini.
Dalam wawancara dengan Evening Standard, Lavia bahkan mengaku dirinya akan menjadi orang pertama yang pergi apabila sudah tidak percaya dengan proyek Chelsea. “Hari ketika saya kehilangan keyakinan, mungkin saya akan menjadi orang pertama yang meninggalkan tempat ini,” ujar Lavia.
“Ketika Anda berada di dalam lingkungan klub ini, tidak pernah ada momen di mana Anda melihat hilangnya keyakinan. Secara pribadi saya 100 persen percaya kami akan membalikkan situasi dan mengembalikan Chelsea seperti yang semua orang kenal,” lanjutnya.
Lavia juga mengakui skuad Chelsea mendengar kritik yang datang dari luar klub selama performa tim belum stabil musim ini. Menurutnya, mustahil para pemain benar-benar menutup diri dari berbagai komentar yang muncul di media maupun media sosial. “Kalau mengatakan kami tidak mendengarnya, itu bohong,” kata Lavia.
Walau mulai lebih sering bermain sejak Maret, performa Lavia dinilai masih belum memenuhi ekspektasi besar publik Stamford Bridge. Ia juga belum pernah menyelesaikan satu pertandingan penuh bersama The Blues, sementara ritme permainannya terkadang dianggap terlalu lambat untuk kebutuhan tim.
Situasi tersebut membuat masa depan Lavia masih belum sepenuhnya aman apabila Chelsea gagal lolos ke kompetisi Eropa musim depan. Opsi peminjaman disebut bisa menjadi solusi terbaik bagi semua pihak untuk membantu sang pemain mendapatkan menit bermain reguler dan mengembalikan performanya.
Artikel Tag: Chelsea, Romeo Lavia