Roc Nation: Rasisme Terhadap Romelu Lukaku Tidak Bisa Diterima
Romelu Lukaku/ Getty Images
Berita Liga Italia: Roc Nation Sports International, yang mewakili Romelu Lukaku, mengutuk aksi rasis fans Juventus. Kartu merah Lukaku sebagai hukuman pada korban pelecehan.
Beberapa suara makian 'monyet' rasial terdengar dari belakang gawang Mattia Perin, saat Romelu Lukaku bersiap mengambil tendangan penalti. Meskipun begitu, Lukaku tetap berhasil mencetak gol.
Lukaku pun langsung melakukan selebrasi provokatif dengan mengatakan 'muto' atau 'diam.' Hal inilah yang membuat pemain asal Belgia tersebut mendapat hadiah kartu kuning kedua, alias kartu merah.
Terkait hal ini, Presiden Roc Nation Sports International, Michael Yormark merilis pernyataan resmi yang mengutuk aksi rasisme kepada pemain 29 tahun tersebut.
"Pernyataan rasial malam ini yang diarahkan ke Romelu Lukaku oleh penggemar Juventus di Turin di luar kesopanan dan tidak dapat diterima. Romelu mencetak gol penalti di akhir pertandingan.” tulis Yormark.
“Sebelum, selama, dan setelah penalti, dia menjadi korban pelecehan rasial yang merusak dan menjijikkan. Romelu merayakan dengan cara yang sama seperti biasa. Respon wasit adalah memberikan kartu kuning pada Romelu.”
"Romelu berhak mendapat permintaan maaf dari Juventus, dan saya berharap Liga mengutuk perilaku kelompok fans Juve ini segera. Otoritas Italia harus memanfaatkan kesempatan ini untuk mengatasi rasisme, bukan menghukum korban pelecehan.”
A statement from the President of Roc Nation Sports International, Michael Yormark on tonight’s incident involving Romelu Lukaku pic.twitter.com/VSrNOupwdh
— Roc Nation Sports International (@RocNationSI) April 4, 2023
Artikel Tag: Romelu Lukaku, Roc Nation Sports International.