Revolusi Belum Selesai, Massimo Calvelli dan Ibrahimovic Tak Sepaham
Massimo Calvelli
Berita Liga Italia: Revolusi Gerry Cardinale di AC Milan tampaknya belum selesai. Massimo Calvelli dan Zlatan Ibrahimovic belum satu visi dan cenderung bekerja sendiri.
Corriere della Sera melaporkan bahwa dua eksekutif RedBird, Zlatan Ibrahimovic dan Massimo Calvelli, memiliki gagasan yang sedikit berbeda. Perpecahan internal terbaru ini mempersulit dan memperlambat perombakan yang dilakukan Cardinale.
Ibrahimovic menginginkan Ramon Planes sebagai direktur olahraga. Planes adalah klien dari Rafaela Pimenta, agen super yang merupakan mantan tangan kanan Mino Raiola sekaligus agen lama Ibrahimovic.
Di sisi lain, Calvelli ingin mempercayakan seluruh departemen teknis kepada Ralf Rangnick. Pria asal Jerman itu sangat tertarik dengan proposal Milan, tetapi hanya akan mengatakan ya jika ia memiliki kekuasaan penuh untuk memilih pelatih baru.
Dua nama yang ada dalam pikirannya adalah Matthias Jaissle dan Oliver Glasner. Kontak lebih lanjut dengan Glasner diharapkan terjadi hari ini atau besok.
Ibrahimovic tidak setuju dengan kekuasaan penuh Rangnick. Ia menentang kedatangan pelatih Austria itu. Untuk kursi pelatih, pria asal Swedia itu menargetkan Mauricio Pochettino atau Arne Slot.
Sementara itu, Rangnick akan memutuskan dalam beberapa hari ke depan apakah akan menerima tawaran dari AC Milan atau memilih bertahan di federasi Austria untuk memperpanjang kontraknya.
Singkatnya, ketegangan merajalela di dalam klub dan hingga kini masih belum selesai. Semuanya telah berubah di Milan, namun sepertinya tidak ada yang benar-benar berubah selama ego pribadi masih menguasai.
Artikel Tag: AC Milan, Zlatan Ibrahimovic